UMY Dampingi UMKM Bakpia Lewat Cultural Branding Lokal

5 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJADosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendampingi pelaku UMKM bakpia homemade melalui program cultural branding berbasis kearifan lokal guna meningkatkan daya saing produk di pasar.

Program pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema Cultural Branding Bakpia: Strategi Branding Berbasis Nilai Kearifan Lokal dan Keberlanjutan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi catur darma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Andreani Hanjani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat identitas produk lokal melalui strategi komunikasi yang lebih efektif dan relevan dengan nilai budaya.

“Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan cultural branding sebagai strategi promosi yang lebih berdaya saing,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Pendampingan Branding hingga Keuangan UMKM

Selain penguatan branding, tim juga memberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku UMKM, serta pendampingan promosi baik secara offline maupun online.

Untuk memperluas jangkauan pemasaran, UMY turut menggandeng kreator konten kuliner seperti Masclink Kulineran. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk bakpia homemade di kalangan konsumen digital.

Pendekatan ini tidak hanya memperkuat citra produk sebagai kuliner khas daerah, tetapi juga menekankan nilai keberlanjutan dan identitas budaya lokal.

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

Program ini melibatkan sejumlah dosen lintas perguruan tinggi, antara lain:

• Desi Susilawati (Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY)

Dwiya Endah Pandu Probowati (Universitas Muhammadiyah Cirebon)

Selain itu, mahasiswa juga turut dilibatkan dalam kegiatan pendampingan, di antaranya Krisma Khusnul Hidayah dan Husna Syahiddah dari program D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah UMY.

Komitmen UMY pada Pengabdian Masyarakat

Melalui Direktorat Riset dan Pengabdian UMY, UMY terus mendorong dosen untuk aktif menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UMY dalam menghadirkan kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis UMKM.

Pendampingan berbasis cultural branding ini diharapkan mampu mendorong UMKM bakpia homemade tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai produk unggulan yang memiliki identitas kuat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|