1.200 polisi disiagakan untuk kawal Hari Buruh di Makassar.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Aparat kepolisian di Makassar bersiap mengerahkan sekitar 1.200 personel gabungan untuk mengawal peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026. Langkah ini dilakukan guna menjaga keamanan di sejumlah titik vital yang rawan unjuk rasa di kota tersebut.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan bahwa personel gabungan akan disebar di beberapa lokasi yang telah ditentukan. "Kami siap memberikan pelayanan dan pengamanan, terutama jika aksi berlangsung tertib," ujarnya pada Minggu. Aparat juga memberi ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi selama tidak ada tindakan anarkis.
Sebagai persiapan, Arya menyebutkan telah diadakan forum grup diskusi (FGD) bersama DPRD Sulsel, Pemerintah Provinsi, dan serikat buruh untuk menjaga situasi kondusif di Kota Makassar. "Hari ini, kami baru saja menghadiri FGD dengan pimpinan DPRD dan serikat buruh SPSI. Mereka juga mengadakan kegiatan positif seperti donor darah dan bakti sosial," tambah Arya.
Beberapa organisasi buruh telah menyatakan akan menggelar unjuk rasa dengan tertib, tanpa aksi pembakaran ban atau penutupan jalan. "Tanggal 1 Mei adalah hari perayaan mereka, kami memberi kesempatan sesuai dengan surat pemberitahuan yang sudah masuk," jelas Arya.
Selain itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berencana mengadakan kegiatan di Lapangan Karebosi sebagai bagian dari peringatan Hari Buruh. Namun, jika tidak memungkinkan, fokus pengamanan akan dialihkan ke lokasi lain seperti Flyover atau kantor-kantor tertentu.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
2













































