6 Ciri WhatsApp Diam-Diam Disadap, Ternyata Sangat Jelas

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan teknologi membuat risiko keamanannya juga terbuka lebar. Ada banyak kejahatan yang terjadi secara online, termasuk penyadapan WhatsApp.

WhatsApp sendiri dilindungi dengan teknologi enkripsi end-to-end, artinya hanya pengguna yang bisa membaca pesan yang dikirim dan diterima. Namun bukan berarti celah keamanan begitu saja tertutup.

Penyadapan akun masih bisa dilakukan dengan mencuri informasi pribadi atau mengakses langsung ke dalam ponsel korban. Cara ini akan membuat pelaku bisa menguasai akun korban seutihnya.

Perlu dicatat biasanya cara penyadapan ini dilakukan tanpa disadari kita sebagai pemilik akun WhatsApp. Jadi kita perlu waspada terhadap kemungkinan kejahatan online yang ada.

Berikut 6 cara menyadap yang kerap tidak disadari pengguna WhatsApp:

1. WhatsApp Web

Pelaku yang memiliki akses ke dalam HP korban dapat menyadap akun hingga menggunakan WhatsApp Web. Mereka dapat membuka aplikasi web dan membaca atau beraktivitas layaknya pengguna akun.

2. Mengambil Alih Nomor Ponsel

Cara lainnya adalah mencoba mengakses nomor ponsel korban. Cara ini akan membuat pelaku bisa membuka akun dan menyadapnya.

3. Spyware

Spyware juga bisa digunakan pelaku untuk menyusup masuk ke WhatsApp. Jadi mereka bisa mendapatkan informasi pribadi hingga membaca isi pesan yang dikirimkan korban.

4. Backup Cloud Tanpa Enkripsi

Bukan hanya aplikasi, pelaku juga bisa menyadap cloud yang dibangun tanpa ekripsi. Aksi ini bisa dilakukan jika pencadangan chat dilakukan melalui Google Drive atau iCloud.

5. Fitur Quote Palsu

Fitur Quote juga bisa jadi cara untuk melakukan kejahatan. Pelaku dapat memalsukannya untuk memanipulasi isi percakapan yang dilakukan melalui fitur ini.

6. Telepon WhatsApp

Terakhir adalah menyadap melalui telepon WhatsApp. Jadi penting untuk berhati-hati mendapatkan nomor telepon WhatsApp dari orang yang tidak dikenal, sebab IP Address dapat terlihat oleh lawan bicara.

Fitur baru AI

Sementara itu, WhatsApp terus menambahkan fitur baru ke dalam aplikasi termasuk fitur yang didukung oleh Artificial Intelligence (AI).

Bantuan Menulis atau Writing Help telah diluncurkan Agustus lalu dan segera bisa diakses semua orang. Fitur akan menampilkan bantuan untuk pengguna menyusun pesan, dikutip dari Tech Crunch.

Bantuan tersebut termasuk mengubah kalimat, mengoreksi, atau menyesuaikan nada pesan. WhatsApp mengatakan fitur itu akan membantu pengguna menuliskan pesan yang tepat sasaran.

WhatsApp juga memastikan keamanan pengguna dalam bertukar pesan. Menurut perusahaan, chat tetap akan bersifat pribadi saat pengguna menggunakan layanan tersebut.

Cara menggunakannya adalah dengan klik tab chat dan pilih ikon stiker di kolom pengetikan. Berikutnya klik ikon AI untuk mengakses fitur.

Fitur lainnya yang menggunakan AI adalah mengedit foto dengan Meta AI. Foto dapat diubah langsung dalam chat WhatsApp.

Edit yang dimaksud adalah menghilangkan sesuatu yang mengganggu dalam gambar. Bisa juga untuk mengubah latar belakang atau menerapkan gaya baru.

Selain itu adalah fitur mengosongkan ruang penyimpanan. Kini pengguna dapat menemukan dan menghapus file berukuran besar langsung dalam chat apapun.

Dengan begitu pengguna bisa menghapus file yang tidak diperlukan tanpa harus menghapus seluruh percakapan. Misalnya dengan menghapus file saat menghapus chat dan riwayat tetap utuh.

WhatsApp juga memberikan dukungan pemindahan riwayat chat dari iOS ke Android dan dalam platform yang sama. Pengguna juga kini bisa masuk ke dua akun secara bersamaan untuk iOS, memperluas kemampuan yang sebelumnya sudah diluncurkan di Android.

Platform pertukaran chat ini juga memperbarui stiker. Fitur ini akan menyarankan stiker tertentu saat mengetik emoji. Semua fitur itu tengah diluncurkan dan akan segera tersedia untuk semua pengguna WhatsApp.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|