Akurasi Spidometer Bermasalah, Suzuki Tarik 148 Unit Grand Vitara

3 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall terhadap 148 unit Suzuki Grand Vitara di Indonesia akibat masalah pada akurasi panel instrumen kendaraan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari kampanye keselamatan global Suzuki untuk memastikan seluruh komponen bekerja sesuai standar keamanan berkendara.

Permasalahan teknis tersebut berkaitan dengan komponen speedometer assy comb yang berpotensi menampilkan data tidak akurat. Kondisi ini dapat memengaruhi informasi kendaraan yang diterima pengemudi saat digunakan di jalan raya.

Secara khusus, gangguan ditemukan pada indikator level bahan bakar (BBM) serta lampu peringatan. Kesalahan pembacaan ini berisiko menampilkan sisa bahan bakar yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, sehingga berpotensi menyebabkan kendaraan kehabisan BBM tanpa peringatan yang tepat.

Unit Suzuki Grand Vitara yang masuk dalam program recall merupakan kendaraan hasil produksi periode Desember 2024 hingga April 2025. Seluruh unit tersebut berstatus Completely Built Up (CBU) dari India dan telah dibekali teknologi mild-hybrid.

PT SIS menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas dan keselamatan produk dengan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap unit terdampak. Proses perbaikan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mempertahankan kepercayaan konsumen di pasar otomotif nasional.

Pemilik Suzuki Grand Vitara diimbau segera melakukan pengecekan status kendaraan melalui situs resmi PT SIS atau menghubungi layanan Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800 yang tersedia bebas pulsa selama 24 jam. Konsumen juga dapat memanfaatkan layanan WhatsApp di nomor 0811-1993-0800 untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Pengecekan awal di bengkel resmi Suzuki diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Sementara itu, proses penggantian komponen akan diselesaikan dalam waktu maksimal satu jam dan dilakukan tanpa dikenakan biaya kepada konsumen.

Asisten Departemen Head Aftersales PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi dalam keterangannya menekankan pentingnya pemilik kendaraan segera mendatangi bengkel resmi setelah menerima informasi recall ini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Dengan melakukan perbaikan lebih awal, potensi gangguan teknis pada Suzuki Grand Vitara dapat dihilangkan secara menyeluruh. Hal ini sekaligus memastikan performa kendaraan tetap optimal sebagai salah satu SUV unggulan Suzuki di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|