Pejuang Al-Qassam, Ibrahim Muhammad Al-Balbisi.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA— Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), merilis rekaman video yang mendokumentasikan sebagian perjalanan hidup dan kiprah pejuangnya yang gugur, Ibrahim Muhammad Al-Balbisi, dalam serial dokumentasi "Aqmar At-Tufan" (Bulan-Bulan Badai Al-Aqsa).
Untuk pertama kalinya, Al-Qassam mengungkap identitas sosok yang melontarkan kalimat terkenal "Hallil ya Duwairi" (Analisislah, Duwairi!), yang menjadi viral selama perang dan serangan Israel di Jalur Gaza.
Kalimat tersebut berasal dari sebuah video pertempuran di Gaza pada akhir 2023. Dalam rekaman itu, seorang pejuang Al-Qassam menyapa analis militer Fayez Al-Duwairi, yang saat itu rutin mengikuti perkembangan perang dan memberikan analisis harian melalui layar Aljazeera.
Rekaman terbaru yang dirilis Al-Qassam menampilkan sejumlah cuplikan keterlibatan Al-Balbisi dalam operasi militer perlawanan serta upayanya menghadapi serangan pasukan Israel.
Video tersebut, dikutip dari Aljazeera, Kamis (25/6/2026), memperlihatkan aksinya dalam sejumlah operasi lapangan di wilayah tengah Gaza, termasuk saat menargetkan pasukan Israel yang berlindung di dalam sebuah rumah di kawasan Juhor ad-Dik.
Menurut video tersebut, Al-Balbisi melancarkan serangan secara mendadak dengan menembakkan roket dari lubang terowongan bawah tanah.
Setelah serangan mengenai sasaran, dia mengucapkan kalimat yang kemudian menjadi terkenal: "Hallil ya Duwairi", sebagai ungkapan bahwa target telah berhasil dihantam.
Al-Qassam menjelaskan bahwa Al-Balbisi merupakan salah satu pejuang dari Batalion Al-Quds yang berada di bawah Brigade Wilayah Tengah.
Dia turut berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai operasi serta penyergapan selama pertempuran Badai Al-Aqsa yang dimulai pada 7 Oktober 2023.

2 hours ago
2
















































