Logo Android. / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Google bersiap merilis Android 17 dengan kode nama Cinnamon Bun pada pertengahan 2026, membawa lompatan besar di sisi keamanan dan tampilan antarmuka.
Sistem operasi terbaru ini menghadirkan fitur App Lock bawaan serta desain visual modern berbasis efek blur, yang dinilai krusial bagi pengguna Android di Indonesia, termasuk di Yogyakarta, mengingat dominasi Android yang mencapai sekitar 90 persen pasar ponsel pintar nasional.
Informasi yang dihimpun dari Android Authority menyebutkan, Android 17 akan menampilkan penyegaran visual melalui efek transparan dan blur pada sejumlah elemen utama, seperti panel volume, menu daya, serta Quick Settings. Desain ini memberi kesan kedalaman visual yang lebih halus tanpa meninggalkan fondasi Material You yang telah digunakan sejak beberapa generasi terakhir.
Pembaruan antarmuka tersebut juga diiringi optimalisasi navigasi berbasis gesture. Sistem geser dari tepi layar disebut lebih responsif, sehingga akses ke fungsi-fungsi utama menjadi lebih cepat dan intuitif untuk penggunaan harian, baik di perkotaan maupun wilayah lain di Indonesia.
Dari sisi keamanan, fitur App Lock bawaan menjadi sorotan utama Android 17. Pengguna kini dapat mengunci aplikasi tertentu langsung dari sistem tanpa aplikasi pihak ketiga. Pengamanan dilakukan menggunakan sidik jari atau PIN, sementara notifikasi dari aplikasi yang terkunci hanya akan menampilkan keterangan umum bertuliskan “Notifikasi Baru” demi menjaga privasi saat ponsel dipinjamkan.
Selain itu, Google juga memperketat kontrol akses jaringan lokal melalui fitur Local Network Protection. Setiap aplikasi kini wajib meminta izin khusus sebelum mengakses perangkat lain dalam jaringan WiFi yang sama, baik di rumah maupun kantor. Fitur ini dirancang untuk meminimalkan risiko kebocoran data di jaringan internal.
Android 17 juga membawa peningkatan signifikan pada sektor produktivitas. Fitur Universal Clipboard lintas perangkat memungkinkan pengguna menyalin teks atau gambar dari ponsel ke tablet Android lain secara instan selama terhubung dengan akun yang sama. Fitur ini diprediksi sangat membantu pekerja jarak jauh dan pelaku usaha digital di Yogyakarta yang mengandalkan banyak perangkat dalam aktivitas sehari-hari.
Pengalaman perekaman layar turut diperbarui melalui panel floating yang lebih ringan dan fleksibel. Pengguna dapat mencoret layar menggunakan fitur doodle saat merekam, sehingga cocok untuk kebutuhan tutorial, presentasi, hingga edukasi daring.
Google dijadwalkan merilis pratinjau pengembang Android 17 dalam waktu dekat, disusul versi beta publik pada Juni 2026. Rilis stabil diperkirakan hadir pada Juli atau Agustus 2026. Dengan klaim performa yang lebih ringan, sejumlah merek ponsel entry-level populer di Indonesia seperti Realme dan Infinix diprediksi akan menjadi yang tercepat mengadopsi Android 17 seusai peluncuran resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































