Angin Kencang Terjang Sleman, 11 Rumah Rusak

3 hours ago 3

Harianjogja.com, SLEMAN–Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah Sleman, merusak belasan rumah di Kalasan dan menyebabkan pohon tumbang yang menutup akses jalan.

Berdasarkan data BPBD Sleman, dampak terparah terjadi di Kapanewon Kalasan. Sedikitnya 11 rumah di Dusun Senden 2, Selomartani, mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Haris Murtapa, menyampaikan bahwa BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pukul 15.05 WIB. Wilayah terdampak meliputi Minggir, Seyegan, Mlati, Depok, Kalasan, Sleman, Tempel, hingga Turi.

Kerusakan Masif di Kalasan

Di Kalasan, angin kencang menerbangkan genteng rumah warga. Selain merusak bangunan, puluhan pohon dilaporkan tumbang di berbagai titik.

Di wilayah Tamanmartani, pohon kelapa roboh dan menutup akses jalan kampung. Sementara di Kembangan Cageran, pohon jati dan bambu menimpa atap rumah warga, serta pohon pakel merusak pagar dan teras rumah.

Motor Tertimpa Pohon

Dampak juga terjadi di Kapanewon Depok dan Kapanewon Ngaglik. Di Gejayan, Condongcatur, pohon ketapang patah dan merusak jaringan WiFi serta menutup akses jalan.

Sementara di Jongkang, Sariharjo, Ngaglik, beberapa sepeda motor milik pekerja bangunan tertimpa pohon kelengkeng yang tumbang saat diparkir.

Di Kapanewon Ngemplak, tepatnya Karang Rogobangsan, Bimomartani, pohon pete dan mangga roboh menimpa rumah warga. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, berupa retaknya pondasi jalan di Perum Darusalam 1.

Penanganan Cepat Tim Gabungan

Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Sleman, Destana, Babinkamtibmas, pemerintah kalurahan, relawan, dan warga langsung melakukan asesmen serta pembersihan pohon tumbang.

Hingga malam hari, sebagian besar akses jalan yang sempat tertutup telah berhasil dibuka kembali.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan masih berlanjut di wilayah Sleman dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|