Atasi Sampah dan Energi, Pemerintah Mulai 34 Proyek WTE

3 hours ago 2

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan penghargaan berupa bonus kepada atlet SEA Games Thailand 2025 yang berhasil meraih medali untuk Indonesia. Atlet peraih medali emas tunggal menerima bonus sebesar Rp1 miliar, peraih medali perak tunggal Rp315 juta, dan peraih medali perunggu tunggal Rp157 juta. Sementara itu, peraih medali emas beregu menerima bonus Rp500 juta per orang, peraih medali perak beregu Rp220.500.000 per orang, dan peraih medali perunggu beregu Rp110.250.000 per orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyebut tahun ini akan dimulai 34 proyek waste to energy (WTE) atau mengubah sampah menjadi energi. Hal ini sebagai langkah untuk mengatasi masalah penumpukan sampah sekaligus memenuhi kebutuhan energi listrik nasional.

Dalam peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur yang dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin (14/1/2026), Presiden menyampaikan bahwa proyek-proyek tersebut akan memasuki tahap awal pelaksanaan.

"Tahun ini, dalam waktu dekat saya diberi laporan, kita akan mulai 34 proyek waste to energy, yaitu sampah kita ubah, kita bersihkan menjadi listrik," kata Prabowo.

Menurut Presiden, proyek waste to energy menjadi sangat penting mengingat persoalan sampah di kota-kota besar telah menumpuk dalam jumlah yang mengkhawatirkan.

Selain itu, penumpukan sampah juga disebut berpotensi menimbulkan bencana lingkungan jika tidak segera diatasi.

"Sampah itu sudah menumpuk luar biasa. Ini sudah akan menjadi bencana belasan tahun, karena tidak bisa kita wujudkan proyek sampah yang baik," jelasnya.

Melalui proyek waste to energy, kata Presiden, sampah tidak hanya dibersihkan dari kawasan perkotaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik yang akan bermanfaat bagi masyarakat.

Meski tender akan segera dibuka, Presiden menegaskan bahwa proyek ini membutuhkan waktu untuk dapat beroperasi penuh.

"Kita sekarang akan mulai 34 proyek, tendernya dibuka mungkin hari-hari ini. Tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi," imbuh Presiden.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|