REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjajaki kerja sama dengan JARDY Travel Indonesia untuk mengembangkan layanan perbankan dalam ekosistem perjalanan ibadah Umrah. Penjajakan tersebut mencakup layanan pembayaran, perencanaan keuangan, serta digitalisasi perjalanan jamaah dari persiapan hingga setelah kembali ke Tanah Air.
SEVP Wealth & Customer Experience Bank BSN Sri Soekminiarni mengatakan, pengembangan layanan perlu mengikuti kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Menurut dia, kerja sama lintas ekosistem juga perlu memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola.
“Kami menyambut baik ruang diskusi seperti ini karena kebutuhan masyarakat terus berkembang. Kolaborasi antar ekosistem dapat membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman layanan yang semakin mudah, relevan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun jamaah, tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola dan ketentuan yang berlaku,” kata Sri di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Dalam penjajakan tersebut, Bank BSN mengeksplorasi sejumlah layanan yang dapat dikembangkan, mulai dari solusi pembayaran bagi jamaah, perencanaan finansial sebelum keberangkatan, layanan berbasis komunitas, hingga literasi keuangan syariah.
Pengembangan layanan juga melihat rantai ekonomi yang terhubung dengan perjalanan Umrah. Selain jamaah dan biro perjalanan, rantai tersebut mencakup maskapai penerbangan, hotel, transportasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari sisi JARDY Travel Indonesia, Founder & Visionary JARDY Dicky Taufik Gustiawan mengatakan, keterhubungan antara industri perjalanan, layanan keuangan syariah, teknologi, dan pengalaman pelanggan dapat membuka ruang pengembangan layanan Umrah.
“Ketika kekuatan industri travel dapat terhubung dengan infrastruktur keuangan syariah, teknologi, dan customer experience perbankan, ada peluang untuk menciptakan pengalaman perjalanan ibadah yang semakin mudah, aman dan terintegrasi. Di situlah filosofi JARDY, ‘Satu Perjalanan, Tumbuh Bersama’, ingin kami implementasikan secara nyata,” ungkap Dicky.
Menurut Dicky, kebutuhan jamaah tidak hanya muncul ketika perjalanan dimulai. Rangkaian kebutuhan tersebut mencakup proses sejak munculnya niat, perencanaan dana, persiapan keberangkatan, selama menjalankan ibadah, hingga setelah kembali ke Indonesia.
Karena itu, Bank BSN dan JARDY Travel akan melanjutkan komunikasi untuk mematangkan kajian dan rencana implementasi kerja sama. Pengembangan tersebut diarahkan untuk melihat kebutuhan jamaah sekaligus peluang keterhubungan layanan dalam ekosistem perjalanan Umrah.

3 hours ago
5















































