Suasana di Kantor Imigrasi Kelas 1 Pekanbaru, Provinsi Riau pada Selasa (15/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru memperkuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah kerjanya. Setiap laporan atau pengaduan masyarakat mengenai orang asing bakal ditindaklanjuti secepatnya dengan menerjunkan petugas ke lapangan.
Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Satiawan, mengatakan anak buahnya bergerak cepat dalam menangani setiap pengaduan yang berkaitan dengan keberadaan maupun aktivitas WNA.
"Untuk pengawasan orang asing kami disini memang sangat cepat untuk penanganannya. Jadi ketika ada nanti pengaduan, tim Inteldakim langsung turun ke lapangan," ujar Ryang saat diwawancarai di Kantor Imigrasi Pekanbaru, Riau pada Selasa (15/9/2026).
Selain mengandalkan laporan masyarakat, Imigrasi Pekanbaru melakukan operasi di sejumlah titik yang menjadi perhatian dalam pengawasan orang asing.
"Dan juga ada teman-teman beroperasi di beberapa titik yang menjadi concern-nya," ujar Ryang.
Ryang mengungkapkan salah satu persoalan yang ditemukan dalam pengawasan WNA di wilayah Pekanbaru berkaitan dengan warga Rohingya dan orang asing yang mengalami overstay atau melebihi masa berlaku izin tinggal.
"Untuk WNA kita ini kebanyakan Rohingya ataupun orang-orang yang overstay. Cuma sekarang untuk overstay sudah kurang," ucap Ryang.
Walau kasus overstay disebut mengalami penurunan, Ryang memastikan pengawasan terhadap WNA tetap menjadi perhatian Imigrasi Pekanbaru. Hal ini guna memastikan keberadaan dan aktivitas mereka sesuai dengan ketentuan keimigrasian.
Terkait pengawasan jalur tidak resmi atau yang biasa disebut jalur tikus, Ryang menyebut hal itu bukan wewenang Kantor Imigrasi Pekanbaru, melainkan kantor Imigrasi Dumai, Bengkalis dan Tembilahan.
"Kebetulan kalau untuk Pekanbaru kami hanya ada (pengawasan) di bandara. Untuk perbatasan itu Dumai, Tembilahan," ujar Ryang.
Ryang menekanian keberadaan jalur tikus bukan menjadi persoalan utama di Pekanbaru sebab wilayah tersebut tidak berbatasan langsung dengan negara lain. Sehingga pengetatan pengawasan dilakukan di Bandara.
"Jalur tikus yang ada di Pekanbaru sebenarnya bisa bilang nggak ada, karena kami dari jalurnya jalur penerbangan," ucap Ryang.

4 hours ago
5















































