Bansos Rp15 Triliun Strategi Pemerintah Amankan Dapur Rakyat

1 week ago 11

Warga membawa paket sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, denyut kepedulian sosial terasa menguat di berbagai penjuru negeri. Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, tengah berpacu dengan waktu untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga bagi masyarakat kecil melalui berbagai skema bantuan.

Suasana di Taman Silok, Kapuas Hulu, mendadak riuh pada Senin (23/2/2026). Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, hadir untuk membuka operasi pasar murah guna menekan inflasi. Awalnya, paket sembako premium berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir tersebut disubsidi dari harga pasar Rp120.000 menjadi Rp90.000.

Namun, momen menarik terjadi ketika ribuan warga secara spontan melontarkan permintaan agar harga diturunkan lagi. Sambil berseloroh untuk mencairkan suasana, Gubernur Norsan akhirnya memutuskan menambah subsidi bersama Bank Kalbar. Keputusan cepat itu menetapkan harga paket menjadi hanya Rp50.000, sebuah langkah nyata yang disambut syukur mendalam oleh warga seperti Ida, yang merasa sangat terbantu di tengah kenaikan harga pangan musiman.

Sentuhan Kemanusiaan untuk Pengungsi Moskona

Di ufuk timur, kepedulian serupa ditunjukkan oleh Polda Papua Barat. Kapolda Brigjen Pol Alfred Papare menyalurkan 350 paket sembako bagi ratusan warga Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni, yang terpaksa mengungsi akibat gangguan keamanan.

Bantuan ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan pesan kehadiran negara. Polda berkomitmen memulihkan situasi di Moskona dengan rencana pembangunan Pos Brimob dan koordinasi bersama TNI agar warga dapat segera kembali ke kampung halaman dengan jaminan keamanan yang pasti.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|