Benarkah Golongan Darah O Lebih Disukai Nyamuk?

1 hour ago 2

Nyamuk Aedes aegypti (ilustrasi). Ada mitos bahwa nyamuk lebih menyukai orang dengan golongan darah O.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat total 39.672 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia dengan 105 kematian hingga Mei 2026. Jawa Barat menjadi wilayah dengan penyumbang kasus terbanyak, yakni lebih dari 9 ribu kasus dengan 36 kematian.

Berbicara soal nyamuk, di masyarakat masih cukup banyak mitos yang menyebar dan dipercaya masyarakat. Salah satu yang paling populer adalah anggapan bahwa nyamuk lebih menyukai orang dengan golongan darah O.

Guru Besar Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Prof drh Upik Kesumawati, mengatakan anggapan tersebut memiliki dasar ilmiah, meskipun tidak berarti golongan darah lain terbebas dari gigitan nyamuk. Prof Upik menyebut, penelitian di Jepang pada 2004 menemukan nyamuk lebih sering mengisap darah individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya.

"Orang yang bergolongan darah O mempunyai senyawa-senyawa volatil yang lebih banyak dibandingkan orang yang bergolongan darah A. Misalnya menghasilkan asam laktat atau karbon dioksida (CO2) lebih banyak, sehingga lebih mudah dideteksi oleh nyamuk," kata dia dalam keterangan tertulis, pada akhir pekan lalu.

Meski demikian, ia menegaskan semua orang tetap berpotensi digigit nyamuk. Karenanya siapapun pun dapat dihisap darahnya, hanya saja ada kecenderungan golongan darah O lebih disukai.

Prof Upik juga meluruskan anggapan bahwa darah merupakan makanan utama nyamuk. la menjelaskan, darah sebenarnya dibutuhkan nyamuk betina untuk proses reproduksi dan pematangan telur. "Darah yang dihisap nyamuk dibutuhkan untuk reproduksi, bukan sebagai makanan utama," kata dia.

la menyebut, tidak semua nyamuk mengisap darah. Hanya nyamuk betina yang membutuhkan darah untuk bertelur, sedangkan nyamuk jantan memperoleh energi dari cairan tanaman dan nektar bunga. Selain golongan darah, warna pakaian juga memengaruhi ketertarikan nyamuk.

Menurut Prof Upik, pakaian berwarna gelap cenderung menyerap panas sehingga membuat tubuh lebih hangat dan menarik bagi nyamuk. "Nyamuk menyukai kondisi hangat dan lembap. Karena itu orang yang menggunakan pakaian gelap lebih sering didatangi nyamuk," kata dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|