Kawasan Gunung Batu Zona Sesar Lembang atau Patahan Lembang di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (27/8/2025). BMKG mencatat, sesar lembang berpotensi memicu gempa dengan kekuatan mencapai 6,8 hingga 7 magnitudo.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung menyebutkan bahwa terdapat 29 titik segmen sesar aktif di wilayah Jawa Barat. Sesar utamanya yaitu Sesar Lembang, Sesar Garsela, Sesar Cipamingkis, dan Sesar Cimandiri.
Berdasarkan data Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2024, terdapat 29 titik segmen sesar di Jawa Barat yaitu Cimandiri-Citatah, Cimandiri-Cisokan, Cimandiri-Cimandiri. Cimandiri-Nyalindung-Cibeber, Lembang-Lembang, Cileunyi-Tanjungsari, Cicalengka-Cicalengka.
Cianjur-Cianjur 1, Cianjur-Cianjur 2, Cipamingkis-Cipamingkis, Garsela-Kendang, Garsela-Kencana. Tampomas, Karangmanggu, Ciremai. Java Back Arc Thrust Depok, Rarata, Salak, Citarum Front, Citarum, Cariu, Klapanunggal.
Java Back Arc Thrust Cirata, Tangkuban Parahu, Cipunegara. Java Back Arc Thrust Tampomas, Baribis, Ciremai dan Cisanggarung.
"29 segmen sesar di Jawa Barat, kalau utamanya ada Cimandiri, sesar Lembang, sesar Garsela, sesar Cipamingkis," ucap Kepala BMKG Bandung Suaidi Ahadi saat dihubungi, Senin (21/9/2026).
Ia menuturkan, seluruh segmen sesar tersebut aktif. Di tengah kondisi Jawa Barat yang berada di zona sesar, BMKG mengingatkan masyarakat sejak dini memahami mitigasi potensi bencana gempa bumi.

4 hours ago
4
















































