Borneo FC Resmi Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League 2026

3 hours ago 5

Jumali

Jumali Jum'at, 14 Agustus 2026 19:27 WIB

Borneo FC Resmi Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League 2026

Tangkapan layar Instagram: Borneo FC

Harianjogja.com, JOGJA— Borneo FC mencatat sejarah baru bagi sepak bola Indonesia setelah resmi ditunjuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Penunjukan tersebut membuat Stadion Segiri, Samarinda, menjadi salah satu arena penyelenggara kompetisi antarklub Asia kasta ketiga yang akan berlangsung pada Oktober 2026.

Kepastian itu diumumkan melalui akun Instagram resmi klub berjuluk Pesut Etam pada Jumat (14/8/2026). Penunjukan tersebut menjadikan Borneo FC sebagai salah satu pusat penyelenggaraan pertandingan fase grup yang dimainkan dengan format venue terpusat.

"ACGL akan datang ke Samarinda. Stadion Segiri akan menjadi panggung pertarungan Asia," tulis Borneo FC dalam pengumuman resminya.

Kepercayaan dari AFC ini menjadi pencapaian penting bagi klub asal Kalimantan Timur tersebut. Selain menjalani debut di kompetisi resmi AFC, Borneo FC juga menjadi klub Indonesia yang mendapat kesempatan menggelar fase grup turnamen antarklub Asia di kandang sendiri.

Stadion Segiri Jadi Sorotan Asia

Seluruh pertandingan yang menjadi bagian grup tuan rumah Borneo FC akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda.

Stadion yang menjadi markas Pesut Etam itu akan menyambut klub-klub dari berbagai negara Asia yang bersaing memperebutkan tiket ke babak gugur AFC Challenge League.

Bagi suporter Borneo FC, kesempatan ini menjadi momentum langka untuk menyaksikan langsung pertandingan level Asia tanpa harus meninggalkan Samarinda.

AFC Tunjuk Lima Tuan Rumah

Borneo FC bukan satu-satunya klub yang dipercaya AFC menjadi penyelenggara fase grup.

Konfederasi sepak bola Asia juga menunjuk empat klub lain sebagai tuan rumah di wilayah masing-masing, yakni:

  • Al Qadsia (Kuwait)
  • FC Istiklol (Tajikistan)
  • Paro FC (Bhutan)
  • Shan United (Myanmar)

Kelima klub tersebut akan menjadi pusat penyelenggaraan pertandingan fase grup dengan sistem terpusat.

Format AFC Challenge League 2026/2027

AFC Challenge League musim 2026/2027 diikuti 20 klub dari berbagai negara Asia.

Peserta dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing berisi empat tim. Kompetisi terbagi dalam dua zona, yaitu:

  • Tiga grup di Zona Barat (West Zone)
  • Dua grup di Zona Timur (East Zone)

Setiap grup menggunakan format single round-robin, sehingga setiap tim hanya bertemu satu kali dengan lawan di grupnya.

Babak grup dijadwalkan berlangsung pada 17-24 Oktober 2026, sementara proses pengundian akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Keuntungan Besar untuk Pesut Etam

Status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan strategis bagi Borneo FC.

Borneo FC otomatis ditempatkan di Pot 1 saat pengundian fase grup. Dengan demikian, Pesut Etam terhindar dari sejumlah tim unggulan lain yang juga berada di pot teratas.

Keuntungan tersebut meningkatkan peluang Borneo FC mendapatkan lawan yang relatif lebih ringan pada fase grup.

Selain faktor teknis, bermain di kandang sendiri juga memberikan keuntungan dari sisi adaptasi cuaca, lapangan, serta dukungan ribuan suporter yang diperkirakan memadati Stadion Segiri.

Debut Borneo FC di Kompetisi AFC

Partisipasi musim ini menjadi penampilan perdana Borneo FC di kompetisi resmi AFC.

Selain Borneo FC, sejumlah klub lain yang juga akan menjalani debut di AFC Challenge League antara lain:

  • Fortis FC
  • Homs Al Fidaa SC
  • One Taguig FC

Debut tersebut membuat AFC Challenge League 2026/2027 diprediksi menghadirkan persaingan menarik antara klub-klub yang tengah berupaya membangun reputasi di level Asia.

Melanjutkan Kiprah Wakil Indonesia

Kehadiran Borneo FC melanjutkan perjalanan klub-klub Indonesia di AFC Challenge League.

Pada musim 2025/2026, Dewa United berhasil menembus babak perempat final sebelum disingkirkan Manila Digger dengan agregat 2-3.

Sementara itu, Madura United mencatat pencapaian lebih baik pada edisi 2024/2025 dengan melaju hingga semifinal.

Kini harapan publik sepak bola Indonesia tertuju kepada Borneo FC. Bermain di Samarinda dengan status tuan rumah, Pesut Etam memiliki peluang untuk melampaui prestasi wakil Indonesia sebelumnya sekaligus mengukir sejarah baru di kompetisi Asia.

"Dari Samarinda, Pesut Etam siap membawa nama Kalimantan Timur dan Indonesia ke level yang lebih tinggi," tulis Borneo FC dalam pernyataan resminya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|