Bulog catat Penyaluran Minyakita di NTT capai 1,37 juta liter.
REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG, – Perum Bulog mencatat realisasi penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 1,37 juta liter. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat dengan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Kompleks Pergudangan Batu Cermin, Kantor Cabang Bulog Labuan Bajo, beberapa waktu lalu. Selain memastikan ketersediaan beras, Komisi IV juga meninjau program penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita.
Di bawah koordinasi Kantor Cabang Labuan Bajo, penyaluran Minyakita telah mencapai 37.908 liter di wilayah tersebut. "Capaian penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta stabilisasi harga pangan di daerah," ujar Ahmad Rizal.
Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program ini. Bulog terus memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, BUMN pangan, serta pemerintah daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke seluruh pelosok negeri. Kunjungan Komisi IV ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap peran strategis Bulog dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi pangan nasional.
Selain peninjauan, kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial berupa penyerahan bantuan kepada masyarakat sekitar. Sebanyak 20 paket bantuan sosial disalurkan kepada warga Desa Batu Cermin, serta bantuan berupa pompa air yang diberikan kepada perwakilan umat Gereja Maria Bunda Segala Bangsa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI bersama Dirut Perum Bulog.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
2
















































