Laga Arsenal (kostum merah putih) dengan Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, London, Sabtu (25/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Arsenal kembali merebut puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah menundukkan Newcastle United dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang sarat ketegangan di Stadion Emirates, London, Sabtu (25/4/2026).
Kemenangan ini datang di saat yang tepat bagi Arsenal yang sempat goyah usai dua kekalahan beruntun. Tiga poin di kandang sendiri menjadi jawaban atas tekanan yang sempat membuat mereka kehilangan posisi teratas dari Manchester City.
Gol tunggal penentu lahir dari kaki Eberechi Eze pada menit kesembilan. Berawal dari skema bola mati, bola dialirkan pendek sebelum akhirnya disodorkan ke luar kotak penalti. Dalam satu gerakan, Eze melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Nick Pope.
Gol tersebut menjadi titik terang di tengah performa Arsenal yang jauh dari meyakinkan. Alih-alih tampil dominan, tim asuhan Mikel Arteta justru terlihat gugup dan kerap kehilangan ritme permainan.
Atmosfer tegang terasa sepanjang pertandingan. Arsenal gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan, sementara Newcastle beberapa kali mengancam. Salah satu peluang datang dari Sandro Tonali yang hampir mengejutkan David Raya lewat tembakan rendah.
Arteta mengakui timnya tidak tampil efisien meski mampu meraih hasil akhir yang dibutuhkan. "Ini tidak akan pernah menjadi jalan yang mulus," ujarnya. "Kami tahu pada babak pertama kami ingin mencetak gol kedua tetapi kami tidak cukup efisien. Tapi kami berhasil menyelesaikan tugas."
Pada babak kedua, tekanan semakin terasa. Arsenal tak mampu menutup pertandingan, membuka ruang bagi Newcastle untuk mencuri poin. Momen paling menegangkan terjadi di pengujung laga ketika Yoane Wissa menyia-nyiakan peluang emas dengan tendangan yang melambung di atas mistar.
sumber : Reuters

3 hours ago
2
















































