Harianjogja.com, JOGJA — Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Jogja dan sekitarnya dalam sepekan terakhir memicu puluhan kejadian kebencanaan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja mencatat sedikitnya 24 insiden, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan bangunan dan infrastruktur telekomunikasi.
Kepala BPBD Kota Jogja Nur Hidayat menjelaskan angin kencang yang terjadi merupakan dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang sebelumnya telah diantisipasi melalui peringatan dini cuaca ekstrem.
“Angin kencang terasa hampir merata di wilayah Kota Yogyakarta dan memicu berbagai kejadian. Namun sampai laporan terakhir kami terima, tidak ada korban jiwa,” ujar Nur Hidayat saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Berdasarkan rekapitulasi BPBD hingga Kamis pukul 11.00 WIB, sebagian besar kejadian didominasi pohon tumbang dan dahan patah. Insiden tersebut menutup akses jalan, menimpa rumah warga, kendaraan, kabel listrik, serta jaringan telekomunikasi.
Wilayah terdampak tersebar di sejumlah kemantren, di antaranya Mergangsan, Umbulharjo, Gondokusuman, Jetis, Gedongtengen, Kotagede, Kraton, hingga Danurejan.
Selain itu, BPBD juga mencatat adanya tower internet roboh di kawasan Wirogunan serta tower yang mengalami kemiringan di wilayah Tamansiswa. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan bangunan di sekitarnya dan masih membutuhkan penanganan lanjutan secara teknis.
“Beberapa kejadian memang belum sepenuhnya tertangani, terutama yang berkaitan dengan tower dan baliho besar yang rawan roboh,” jelasnya.
Nur Hidayat menambahkan sebagian besar laporan sudah ditangani petugas bersama relawan melalui pembersihan material, pemotongan pohon tumbang, serta pengamanan lokasi.
Untuk rumah warga maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan atap, BPBD telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal sebagai penanganan sementara sambil menunggu proses perbaikan permanen.
BPBD Kota Jogja juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga diminta segera melapor jika menemukan pohon rawan tumbang, bangunan rusak, atau kondisi lain yang membahayakan keselamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































