Danantara Garap Proyek PSEL hingga Coretax Jadi Sorotan Ekonomi

1 hour ago 2

Rangkuman berita ekonomi Senin (13/7): Danantara tetapkan mitra PSEL tahap 2 dan garap 26 proyek hilirisasi Rp225 triliun, MBG libatkan 148 ribu pemasok, Pertamina impor LPG, hingga administrasi pajak penuh via Coretax mulai Juli.

Kemarin ekonomi, Danantara terkait proyek PSEL sampai soal Coretax..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Sejumlah peristiwa penting mewarnai pemberitaan ekonomi pada Senin (13/7). Mulai dari langkah Danantara yang menetapkan mitra untuk proyek pengolahan sampah, hingga kepastian implementasi penuh sistem Coretax untuk administrasi perpajakan menjadi sorotan utama.

PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) telah menetapkan delapan mitra terpilih. Penetapan ini merupakan hasil dari proses seleksi mitra usaha untuk pengembangan dan pengelolaan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) tahap kedua.

Di sisi lain, Danantara juga mengungkapkan progres signifikan dalam agenda hilirisasi nasional. Tercatat ada 26 proyek hilirisasi strategis yang tengah digarap dengan total nilai investasi mencapai Rp225 triliun. Proyek ambisius ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 37.833 tenaga kerja, mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Beralih ke sektor pangan, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan kabar positif terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini kini telah melibatkan sekitar 148 ribu pemasok pangan lokal. Ke depannya, program ini akan terus diperkuat melalui sinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk memperluas penyerapan hasil produksi masyarakat.

Dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Amerika Serikat. Armada Pertamina Gas 1 (PG1) tiba dengan membawa sekitar 45,9 ribu metrik ton LPG yang diimpor dari Freeport, Texas.

Sementara itu, kabar penting datang dari otoritas pajak. Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Bimo Wijayanto menegaskan bahwa seluruh proses administrasi perpajakan akan sepenuhnya beralih ke sistem Coretax mulai Juli 2026. Kebijakan ini menandai babak baru digitalisasi layanan pajak di Tanah Air.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|