Jenazah warga yang syahid dibunuh Israel dalam serangan terhadap konvoi lembaga Mesir di Gaza, Rabu (21/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA — Sebanyak tiga warga Palestina di Jalur Gaza syahid usai ditembak pasukan Israel pada Ahad (25/1/2026). Pelanggaran gencatan senjata dan pembunuhan oleh pasukan Israel di Gaza terus berlanjut meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meluncurkan Dewan Perdamaian.
Dilaporkan laman Al Arabiya, petugas medis di Gaza mengungkapkan, tembakan Israel membunuh sedikitnya dua warga yang tinggal di sebelah timur lingkungan Tuffah, Jalur Gaza utara, pada Ahad. Sementara itu, di wilayah Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pasukan Israel menembak mati seorang pria berusia 41 tahun.
Menurut keterangan para petugas medis, selain kedua serangan itu, terdapat sebuah pesawat nirawak atau drone Israel yang meledak di atap sebuah gedung bertingkat di Kota Gaza. Akibat kejadian tersebut, empat warga mengalami luka-luka.
Tak ada komentar maupun keterangan dari Israel mengenai serangan-serangan tersebut. Pada Ahad, lebih dari 100 warga di Khan Younis turut menghadiri prosesi pemakaman seorang warga yang terbunuh akibat tembakan drone Israel sehari sebelumnya. “Mereka pembohong, tidak ada gencatan senjata,"ujar Fares Erheimat, kerabat almarhum, saat prosesi pemakaman.

1 month ago
21

















































