Dibakarnya Patung Ba'al Raksasa di Iran dan Misteri Ritual Satanisme Epstein

4 weeks ago 21

Pembakaran patung Baal di Teheran, pada peringatan Hari Ulang Tahun Revolusi Islam di Teheran, Rabu (11/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Demonstrasi besar-besaran di Teheran pada Rabu (11/2/2026) waktu setempat, untuk menandai Hari Ulang Tahun Revolusi Islam di Iran diikuti oleh ratusan ribu massa.

Dalam perhelatan yang diorganisir oleh Pemerintah Iran tersebut, para pengunjuk rasa membakar patung yang dinamakan Ba’al, sebuah berhala bertubuh manusia dan berkepala hewan dengan tanduk panjang. Patung tersebut pun dilengkapi dengan Bintang David. 

Para demonstran meneriakkan ‘Mati untuk Israel’ dan ‘Mati untuk Amerika’ yang digemakan  kerumunan unjuk rasa. Video pembakaran tersebut pun ramai di media sosial. Demonstrasi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tensi antara Iran, Israel dan Amerika Serikat, yang mengikuti konflik regional dan memperbaharui friksi politik. 

Media Pemerintah Iran menggambarkan, demonstrasi itu menjadi simbol kesatuan nasional untuk melawan kekuatan imperealis. Pembakaran patung berhala Baal diambil dari citra warisan masa lalu yang dipadukan dengan pesan politik modern. Dengan menambahkan lambang bintang david di patung tersebut, para aktivis menyamakan Israel dengan korupsi, kejahatan, dan simbol setan. 

Baal merupakan dewa bangsa Kan’an yang disembah ribuan tahun lalu di daerah tersebut. Nama Baal bermakna ‘Tuhan’ atau ‘Penguasa’ di dalam bahasa Semit. Dalam teks Ugaritik (Suriah kuno), Baal dideskripsikan sebagai simbol badai dan dewa kesuburan yang diasosiasikan dengan hujan, panen dan kekuatan. 

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|