Enam Makanan yang Bisa Mendukung Umur Panjang dan Penuaan Sehat

3 hours ago 4

Buah beri menjadi salah satu makanan yang dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko penyakit kronis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penelitian menunjukkan bahwa pola makan dapat mendukung penuaan yang sehat dan meningkatkan umur panjang. Untuk itu penting memilih makanan dan nutrisi tertentu yang membantu mengurangi peradangan serta menurunkan risiko penyakit kronis.

Berikut enam makanan yang sebaiknya ditambahkan ke dalam pola makan seiring bertambahnya usia, seperti dilansir laman Very Well Health, Kamis (18/6/2026):

1. Buah beri

Buah beri seperti stroberi dan blueberry kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan yang dikenal sebagai polifenol. Senyawa tanaman ini terbukti membantu melawan stres oksidatif (kerusakan sel akibat molekul yang sangat reaktif) dan peradangan, yang merupakan faktor utama berbagai kondisi terkait penuaan seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit Alzheimer. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam buah beri dapat memberikan pereda nyeri bagi penderita osteoartritis, penyakit sendi umum yang terkait dengan penuaan.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung banyak antioksidan polifenol dan senyawa antiperadangan yang dapat melindungi sel dari kerusakan serta mendukung kesehatan tulang dan otak saat menua. Jenis seperti walnut, pistachio, almond, dan pecan sangat kaya akan antioksidan serta asam lemak omega-3 yang sehat, yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan kognitif dan penurunan peradangan. Menurut sejumlah penelitian, konsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

3. Teh hijau

Teh hijau menawarkan manfaat antipenuaan yang signifikan karena kandungan antioksidan polifenolnya, yang dapat mengurangi peradangan, mendukung fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan kognitif. Secara khusus, katekin (jenis utama antioksidan polifenol yang ditemukan dalam teh hijau) telah terbukti membantu melindungi terhadap berbagai jenis kanker, termasuk kanker hati, payudara, kerongkongan, lambung, paru-paru, pankreas, dan prostat.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|