Gandeng Sekolah Swasta, Kampus Negeri Ini Gelar Seleksi Mandiri Serentak di Delapan Kota

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Koordinator Lapangan  Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1 Tahun 2026  UPN Yogyakarta di Kota Bogor, Muhammad Mussodaq mengatakan,  UPN  Yogyakarta menggelar Seleksi Mandiri  -- dengan brand Seleksi Mandiri Bela Negara 1  (SMBN 1)  --  Tahun Akademik 2026/2027 secara serentak di delapan kota, Kamis, 18 Juni 2026.

Seleksi Mandiri itu diadakan di Bogor, Pekanbaru,  Bontang, Balangan, Makasssar, Cilegon, Madiun, dan Timika. Khusus di Kota Bogor, UPN Yogyakarta menggandeng Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI).

“Kerja sama UPN Yogyakarta dengan Sekolah Bosowa Bina Insani sudah berlangsung tiga tahun. Seleksi Mandiri yang diadakan di Sekolah Bosowa Bina  Insani bertujuan untuk menjangkau para peminat  UPN Yogyakarta dari wilayah  Jadebotabek (Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi) dan sekitarnya,” kata Muhammad Mussodaq, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan, selain digelar di delapan kota di atas, Seleksi Mandiri  Bela Negara 1 (SMBN 1) juga akan dilaksanakan di kampus UPN  Yogyakarta, 29 Juni 2026.  Bedanya, Seleksi Mandiri di delapan kota di atas dilaksanakan secara Paper Base Test  (PBT). Sedangkan Seleksi Mandiri di Kampus UPN Veteran Yogyakarta akan dilaksanakan secara  Computer Base Test (CBT).

“Alhamdulillah, jumlah pendaftar Seleksi Mandiri UPN Yogyakarta tiap tahun selalu meningkat.  Tahun 2026, total pendaftar hampir 10 ribu orang, dengan Yogyakarta terbanyak, yakni  sekitar 7.000 orang,” kata Mussoddaq.

Mussoddaq menjelaskan, UPN Yogyakarta  menjalin kerja sama dengan pihak ketiga dalam menggelar Seleksi Mandiri di berbagai kota. “Jujur saja sebenarnya adanya penyelenggaraan tes Seleksi Mandiri di luar kota mengurangi beban yang semula  seharusnya tertumpu di  Yogyakarta.  Ini  sangat  membantu. Dan ini juga  sebagai salah satu pelayanan kami kepada  peserta yang sebenarnya  ingin masuk ke UPN Yogyakarta dengan cara mendatangi lokasi-lokasi yang dianggap bisa  memakili dan  mendekati pesertanya,”kata dia.

Ia mengemukakan, sebetulnya UPN Yogyakarta ingin menggelar Seleksi Mandiri di lebih banyak kota. “Kita ingin Seleksi Mandiri dilaksanakan di  banyak lokasi. Tapi ternyata tidak semua Lokasi  proper (siap secara fasilitas yang  layak  sesuai standar UPN  Yogyakarta,”jelas dia.

Salah satu lokasi yang layak untuk pelaksanaan Seleksi Mandiri UPN Yogyakarta aadalah Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) di Kota Bogor. Kerja sama UPN Yogakarta dengan Sekolah Bosowa Bina Insani sudah berlangsung tiga tahun, yakni tahun 2024, 2025, dan 2026.  “Sekolah  Bosowa Bina Insani kami anggap sebagai salah satu lokasi yang strategis dan bisa mewakili para peserta yang berada di wilayah Jabodetabek. Peminat UPN Yogyakarta dari wilayah Jabodetabek ternyata banyak sekali. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Bandung. Terima kasih  kepada Sekolah Bosowa Bina Insani. Kerja sama ini sangat membantu kami memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Yang menarik, kata Mussoddaq, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Seleksi Mandiri tahun 2025, yakni  peserta membludak, UPN Yogyakarta memutuskan tahun 2026 memperluas pelaksanaan Seleksi Mandiri ke Kota Cilegon, dengan menggandeng Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon.

“Kerja sama dengan Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon itu dimaksudkan untuk memecah kepadatan peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor. Semula perkiraan kami, jumlah peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor tahun 2026 turun sekitar 20 persen. Namun ternyata sebaliknya, jumlah peserta di Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor justru  naik sekitar 20 persen dari sekitar 1.000 orang tahun 2025 menjadi sekitar  1.200 orang pada tahun 2026. Sedangkan Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon juga tidak kekurangan peminat. Di sanapun peminatnya banyak. Ini salah satu tanda bahwa UPN Veteran Yogyakarta diminati masyarakat,” kata Mussoddaq.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|