Gempa Bumi Magnitudo 2,9 Guncang Subang karena Aktivitas Sesar Aktif

1 month ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Gempa bumi magnitudo 2,9 mengguncang wilayah Kabupaten Subang, Kamis (5/2/2026) sore. Titik gempa berada di darat pada jarak 13 kilometer barat daya Kabupaten Subang, Jawa Barat dengan kedalaman 5 kilometer.

"Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan  gempa bumi ini memiliki magnitudo 2,9," ucap Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, Kamis (5/2/2026).

Ia menuturkan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hingga pukul 17:20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Teguh mengatakan gempa bumi dirasakan di wilayah Kasomalang, Ciater. Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Namun, hingga kini belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Ia menambahkan telah terjadi 97 kali gempa bumi di wilayah Jawa Barat yang tercatat sepanjang bulan Januari tahun 2026. Aktivitas magnitudo bervariasi mulai dari dangkal, menengah hingga dalam.

"Gempa bumi terbesar yang tercatat adalah magnitudo 3.8 dan magnitudo terkecil yang tercatat adalah 1.3," kata dia. Gempa bumi yang dirasakan sebanyak dua kali di Kabupaten Sumedang dan Kota Bandung. 

Selain itu, BMKG mencatat 225.739 kejadian petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama periode Januari 2026. Aktivitas sambaran petir sepanjang periode tersebut menunjukkan pada 29 Januari 2026 merupakan aktivitas tertinggi petir sebanyak 43.525 kejadian. Sedangkan aktivitas petir terendah pada 25 Januari 2026 sebanyak dua kejadian.

"BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ungkap dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|