Gempa Flores NTT, 50.000 Paket Sembako Dikirim ke Maumere

4 hours ago 6

Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah dan TNI mengerahkan personel, bantuan logistik, hingga alutsista untuk menangani dampak gempa bermagnitudo 7,7 SR di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah menteri juga ditugaskan Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau langsung kondisi bencana di Labuan Bajo dan Maumere.

Pejabat yang ditugaskan terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas.

Selain itu, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog turut ditugaskan dalam penanganan dampak gempa.

38 Orang Meninggal, Sekitar 2.000 Mengungsi

Berdasarkan data BNPB hingga pukul 15.00 WIB, terdapat 38 orang meninggal dunia akibat gempa. Selain itu, dua orang mengalami luka berat, 11 orang luka ringan, dan sekitar 2.000 orang mengungsi.

Data dari Gubernur NTT juga mengindikasikan sekitar 10 orang masih terjebak di reruntuhan bangunan yang terdampak gempa.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan pemerintah segera mengaktifkan posko penanggulangan bencana sekaligus memprioritaskan evakuasi korban yang masih terjebak.

Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi penanganan gempa NTT yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Sabtu (15/8/2026).

"Dalam rapat koordinasi tadi, kami sudah sepakat untuk segera mengaktifkan posko penanggulan bencana, jadi semua hal-hal ketentuan berkaitan dengan penanggulan bencana ini akan diaktifkan," ujar Suharyanto melalui siaran pers, Sabtu (15/8/2026).

Tim Gabungan Cari Korban di Reruntuhan

Suharyanto mengatakan pencarian dan pertolongan akan dilakukan sesegera mungkin oleh tim gabungan yang terdiri atas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

"Ada beberapa masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan, ada yang terjebak di beberapa bangunan, ini menjadi sasaran awal dari tim penanganan bencana," lanjutnya.

Setelah proses pencarian dan evakuasi dilakukan, pemerintah akan memfokuskan penanganan pada pemulihan jalur transportasi dan komunikasi yang terganggu akibat gempa.

Untuk membuka kembali jalur transportasi, Kementerian Pekerjaan Umum akan mengerahkan personel dan alat berat. Salah satu kondisi yang menjadi perhatian ialah jalan yang tertimbun longsor akibat guncangan gempa.

Sementara itu, pemerintah masih menunggu laporan mengenai kemungkinan gangguan sinyal ponsel di wilayah terdampak. Sebagai antisipasi, jalur komunikasi cadangan berupa jaringan internet berbasis satelit Starlink telah disiapkan jika diperlukan.

"Untuk jalur-jalur komunikasi, sampai sekarang memang belum dapat laporan apakah sinyal HP, kemudian telepon, apakah ini terganggu. Tetapi tentu saja kami juga menyiapkan alat komunikasi cadangan," jelas dia.

50.000 Paket Sembako Dikirim ke Maumere

Penanganan korban gempa Flores juga diperkuat dengan pengiriman Bantuan Presiden (Banpres). Presiden Prabowo disebut telah memberangkatkan 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di NTT pada Sabtu (15/8/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut 50.000 paket Banpres tersebut telah diberangkatkan ke Maumere.

Selain sembako, pemerintah menyiapkan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Bantuan tersebut meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset, serta kebutuhan darurat lainnya.

Kementerian Sosial juga akan menggeser persediaan logistik dari kabupaten-kabupaten tetangga yang terdampak lebih ringan atau tidak terdampak gempa dalam satu hingga dua hari ke depan.

Salah satu wilayah yang memiliki persediaan tersebut ialah Flores Timur. Kementerian Sosial dan BNPB masih menyimpan kebutuhan dasar di gudang logistik yang dapat segera digunakan untuk membantu masyarakat terdampak.

Persediaan itu sebelumnya disiapkan sebagai cadangan untuk penanganan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Di gudang masih banyak barang-barang, dan untuk sementara ini akan kita geser ke daerah terdampak bencana gempa bumi,” kata Suharyanto.

TNI Kerahkan Hercules dan KRI

Penanganan gempa juga melibatkan personel TNI yang dikerahkan ke wilayah terdampak di Kabupaten Nagekeo, NTT.

Untuk mempercepat distribusi bantuan sekaligus mobilisasi personel dan logistik, TNI menyiapkan sejumlah sarana pendukung, termasuk pesawat Hercules dan KRI.

“TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas.

Prajurit yang dikerahkan untuk mengevakuasi dan menangani masyarakat terdampak berasal dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, dan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere.

Nas mengatakan TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya agar penanganan bencana berlangsung cepat dan terpadu.

Wilayah yang paling terdampak secara signifikan ialah Kabupaten Manggarai, disusul Kabupaten Manggarai Timur. Seluruh data korban masih dalam proses verifikasi dan validasi sehingga masih dapat berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|