Newswire Sabtu, 15 Agustus 2026 15:27 WIB

Gempa NTT berdampak pada sejumlah fasilitas transportasi. Menhub Dudy Purwagandhi memerintahkan pemeriksaan pelabuhan, terminal, dan bandara. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprioritaskan keselamatan dan kelancaran operasional transportasi setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi telah memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas transportasi yang terdampak.
Pemeriksaan tersebut mencakup pelabuhan, terminal, hingga bandara untuk memastikan sarana dan prasarana transportasi berada dalam kondisi aman setelah gempa.
"Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara," kata Menhub di Jakarta, Sabtu.
Dudy juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas gempa yang terjadi di wilayah NTT. Menurutnya, keselamatan penumpang dan petugas tetap menjadi prioritas dalam pengoperasian layanan transportasi di daerah terdampak.
“Kami turut berduka cita dan prihatin atas peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT. Keselamatan penumpang dan seluruh petugas harus tetap jadi prioritas utama,” ujar Menhub.
Pelabuhan dan Bandara Terdampak Gempa
Berdasarkan informasi yang diterima Dudy, gempa berdampak terhadap sejumlah sarana dan prasarana transportasi di NTT. Beberapa fasilitas yang terdampak antara lain Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, Pelabuhan Nangakeo, hingga Bandar Udara Komodo.
Di Pelabuhan Laurentius Say, gempa mengakibatkan bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu roboh. Saat kejadian berlangsung, KM Bukit Siguntang sedang sandar di dermaga pelabuhan tersebut.
Sementara di Pelabuhan Reo, kerusakan terjadi pada bagian kantor dan terminal. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari kerusakan tersebut.
Kerusakan ringan juga terjadi di sejumlah fasilitas Pelabuhan Nangakeo. Kerusakan tersebut meliputi plafon runtuh dan tembok retak sehingga layanan perintis dihentikan sementara.
Adapun di Bandar Udara Komodo, kerusakan terjadi pada fasilitas Gedung PKP-PK, Terminal Sisi Darat, dan Gedung Administrasi. Kerusakan minor juga ditemukan pada fasilitas sisi udara, yakni fillet Taxiway A.
Tidak ditemukan korban jiwa di Bandar Udara Komodo. Bandara tersebut tetap beroperasi normal dengan pembatasan.
Kemenhub Koordinasi dengan BMKG hingga TNI/Polri
Menhub menginstruksikan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di NTT dan wilayah sekitarnya untuk terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Koordinasi dilakukan dengan BMKG, Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta operator transportasi untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan setelah gempa.
Dudy juga meminta seluruh petugas memusatkan perhatian pada proses penyelamatan penumpang sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di wilayah terdampak.
“Meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut, saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak," katanya.
Masyarakat juga diminta tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi terkait cuaca dari BMKG. Dudy meminta warga mematuhi arahan petugas yang berada di lapangan.
Masyarakat Diminta Tak Percaya Informasi Belum Terverifikasi
Kemenhub menyatakan pemantauan terhadap kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak masih dilakukan. Pemerintah memastikan layanan transportasi di NTT dapat kembali berjalan optimal dengan tetap menempatkan keselamatan sebagai prioritas.
Dudy juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kemenhub akan menyampaikan pembaruan secara berkala apabila terdapat informasi mengenai fasilitas transportasi yang terdampak gempa.
“Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi di wilayah NTT dan sekitarnya. Saya berharap aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” kata Menhub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































