Gubernur: KEEP Otsus Papua ratas kasus penembakan pilot Smart Air.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menggelar rapat terbatas Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus Papua (KEPP Otsus Papua) untuk membahas insiden penembakan pesawat Smart Air di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan menewaskan pilot serta kopilot.
Rapat ini digelar atas permintaan istana kepresidenan guna mendapatkan keterangan terkait penanganan masalah pasca-aksi penembakan ini. Apolo Safanpo mengungkapkan bahwa saat terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKB, petugas kesehatan di Kampung Danowage, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat setempat, terpaksa mengungsi.
"Kami langsung melakukan evakuasi masyarakat, termasuk 29 tenaga kesehatan," ujar Apolo Safanpo. Para tenaga medis tersebut dipindahkan dari Distrik Yaniruma ke Distrik Zenggo, Kabupaten Mappi, dan selanjutnya ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Selain itu, ASN di Distrik Yaniruma juga telah dievakuasi ke Tanah Merah. Gubernur berharap situasi dapat segera aman dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Penanganan cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Selatan setelah penembakan ini mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Apolo Safanpo menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat serta para tenaga kesehatan di wilayah yang terkena dampak.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 weeks ago
7

















































