REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG — Semangat terpancar dari wajah 160 anak yatim usia sekolah dasar yang berasal dari berbagai wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya saat mengikuti Camping Ceria: Nyenengin Anak Langit #6 yang digelar di Gili-gili Camp belum lama ini.
Kegiatan edukasi bernuansa alam tersebut tidak hanya menjadi sarana belajar dan rekreasi bagi para peserta, namun juga diharapkan menjadi pengalaman berharga yang membekas sepanjang hidup mereka. Ajang ini diharapkan bisa membentuk generasi Muslim yang sehat, cerdas, taat beribadah, serta memiliki jiwa sosial dan kepemimpinan yang baik, berdasarkan keterangan tertulis, Rabu(13/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan antusiasme. Sejak kedatangan peserta, anak-anak disambut dengan berbagai fun games yang dipandu instruktur Hendro Kawul. Suasana semakin meriah ketika peserta mengikuti kegiatan susur sungai yang menjadi salah satu momentum paling seru dan berkesan selama camping berlangsung. Gelak tawa dan semangat kebersamaan terlihat begitu kuat di antara para peserta yang sebagian besar baru pertama kali merasakan pengalaman berkemah di alam terbuka.
Pada malam hari, suasana berubah menjadi lebih khidmat dan penuh inspirasi melalui kegiatan Tabligh Akbar bersama da’i cilik Sayyied Mufty Jabbar Mikayla Al-Habbab. Dengan gaya penyampaian yang penuh semangat, para peserta diajak untuk semakin mencintai agama, Allah, Rasulullah, menghormati orang tua, serta menumbuhkan semangat meraih cita-cita.
Kegiatan malam kemudian dilanjutkan dengan sesi Motivasi Ceria bersama Ummi Estri yang memberikan dorongan semangat kepada anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, tangguh, dan memiliki harapan besar terhadap masa depan mereka.
Camat Sagalaherang Drs. Rahmat Hidayat, perwakilan Disparpora Kabupaten Subang Agus Muslim, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang Udin Jazudin turut memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Para tokoh yang hadir mengapresiasi kegiatan sosial-edukatif tersebut karena dinilai mampu memberikan ruang pembinaan karakter sekaligus kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Subang.
Direktur Networking Development BWA Ust Hazairin Hasan membuka acara yang terselenggara dengan sinergi antara berbagai pihak itu. Melalui kegiatan ini, dia menjelaskan, panitia berharap anak-anak yatim tidak hanya mendapatkan hiburan dan santunan semata, tetapi juga memperoleh ruang belajar, pengalaman sosial, serta kenangan indah yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme dalam menjalani kehidupan.
Semangat kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap anak-anak yatim dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang penuh cinta dan kebersamaan.
Kegiatan Camping Ceria : Nyenengin Anak Langit akan terus dihadirkan untuk menjangkau lebih banyak anak yatim dan dhuafa agar mereka dapat merasakan kebahagiaan, perhatian, pendidikan karakter, serta pengalaman berharga yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Masyarakat, komunitas, lembaga, dan para dermawan diajak untuk turut mendukung kegiatan-kegiatan selanjutnya melalui doa, kolaborasi, maupun donasi terbaik. Karena sekecil apa pun dukungan yang diberikan, akan menjadi bagian dari senyum dan harapan baru bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang bersama.

1 hour ago
2

















































