Israel Mulai invasi: Tentara Lebanon Tinggalkan Pos Perbatasan, Hizbullah Gempur Pangkalan Zionis

1 hour ago 2

Sebuah proyektil (L-top) diluncurkan saat asap mengepul setelah serangan udara Israel di Bourj Al Barajneh, di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 2 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT — Pasukan pendudukan Israel (IDF) resmi mengumumkan perluasan invasi darat ke wilayah kedaulatan Lebanon pada Selasa (3/3/2026). Divisi ke-91 militer Israel dilaporkan telah menyusup ke sejumlah titik di selatan Sungai Litani, sebuah langkah yang diklaim Tel Aviv sebagai "operasi pertahanan maju."

Menteri Keamanan Israel, Israel Katz, menyatakan telah menginstruksikan pasukannya untuk menduduki posisi tambahan di Lebanon. Langkah ini diklaim sebagai respons atas serangan roket kelompok perlawanan Lebanon pada Ahad lalu.

Meski demikian, pihak Lebanon dan UNIFIL menegaskan, agresi ini terjadi setelah Israel melakukan lebih dari 15.400 pelanggaran gencatan senjata sejak November 2024, yang telah menewaskan ratusan warga Lebanon dalam setahun terakhir.

Tinggalkan pos perbatasan

Menyusul pergerakan pasukan darat Israel, Angkatan Bersenjata Lebanon mulai mengevakuasi posisi mereka di sepanjang perbatasan. Langkah evakuasi ini mencakup dataran Majidiyeh, Bastara, dan perbukitan Kfar Chouba.

Personel militer Lebanon ditarik mundur ke pusat Kfar Hamam guna menghindari konfrontasi langsung yang diklaim tidak seimbang, tulis Al Mayadeen.

Laporan dari koresponden Al Manar menyebutkan militer Lebanon telah menarik diri dari lebih dari 50 pos perbatasan. Kekosongan ini segera dimanfaatkan oleh pasukan pendudukan Israel untuk merangsek masuk ke wilayah Aita al-Shaab, Yaroun, dan Tal al-Nahhas.

Media Al-Akhbar juga melaporkan gerak maju pasukan Israel menuju kota-kota perbatasan seperti Ramiya, Kfar Kila, dan Wata al-Khiam.

Tragedi Kemanusiaan dan Serangan Media Invasi darat ini dibarengi dengan kampanye serangan udara dan artileri yang brutal. Sejak Senin, serangan Israel menghantam kawasan pemukiman di Lebanon Selatan dan pinggiran selatan Beirut (Dahiyeh), termasuk wilayah padat penduduk Haret Hreik dan al-Jamous.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|