KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September, Cek Jadwal dan Tarifnya

3 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Rabu (23/9/2026) menyediakan 10 perjalanan dalam sehari. Sebanyak lima perjalanan melayani keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo, sedangkan lima perjalanan lainnya berjalan dari Kutoarjo menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu).

KA Prameks masih menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang beraktivitas di sepanjang koridor Jogja-Kutoarjo. Pilihan jadwal dari pagi hingga sore dan malam memberikan alternatif bagi penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan dengan aktivitas masing-masing.

Pengguna kereta komuter tersebut berasal dari berbagai kalangan. Pekerja, mahasiswa, pelaku kegiatan usaha, hingga masyarakat yang membutuhkan transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari dapat memanfaatkan layanan KA Prameks.

Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo

Bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan KA Prameks pada Rabu (23/9/2026), terdapat lima jadwal keberangkatan dari masing-masing arah.

Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo
06.40 WIB
11.50 WIB
15.15 WIB
16.20 WIB
18.05 WIB


Stasiun Kutoarjo menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu)
05.10 WIB
09.05 WIB
13.19 WIB
16.50 WIB
18.45 WIB

Dengan total 10 perjalanan, penumpang dari arah Jogja maupun Kutoarjo memiliki beberapa pilihan waktu keberangkatan. Layanan tersedia sejak pagi hingga sore dan malam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan.

Prameks Jadi Penghubung Jogja dan Kutoarjo

KA Prameks selama bertahun-tahun menjadi salah satu penghubung mobilitas masyarakat di wilayah Jogja dan Kutoarjo. Layanan tersebut menyediakan perjalanan langsung pada koridor tersebut sehingga penumpang tidak perlu berganti kereta.

Kereta komuter ini juga menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin menghindari kepadatan lalu lintas di jalur darat. Jadwal keberangkatan yang teratur membantu penumpang menyesuaikan perjalanan dengan aktivitas masing-masing.

Pengguna KA Prameks berasal dari berbagai kalangan. Selain pekerja dan mahasiswa, kereta tersebut digunakan masyarakat yang menjalankan kegiatan ekonomi maupun membutuhkan transportasi untuk perjalanan sehari-hari.

Tarif yang terjangkau juga menjadi bagian dari layanan yang membuat KA Prameks tetap menjadi pilihan transportasi di koridor Jogja-Kutoarjo. Keberangkatan yang tersedia dari pagi hingga malam memberikan pilihan waktu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Sejarah Panjang KA Prameks

Kereta Api Prambanan Express atau Prameks memiliki sejarah panjang sebagai salah satu moda transportasi suburban yang menghubungkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Cikal bakal layanan tersebut bermula pada 20 Mei 1994 melalui peluncuran KA Kuda Putih (MHD300). Kereta tersebut merupakan layanan kereta rel diesel (KRD) pertama di Indonesia yang melayani rute Yogyakarta-Solo Balapan.

Seiring meningkatnya animo masyarakat dan kebutuhan armada yang lebih modern, PT Kereta Api Indonesia kemudian meluncurkan nama Prambanan Express pada 1999. Pada masa tersebut, layanan menggunakan armada KRD kuning eks-KRL Utama.

Memasuki kurun waktu 2000-an hingga 2010-an, operasional Prameks mengalami perluasan rute. Jangkauan perjalanan diperpanjang hingga Kutoarjo di sisi barat serta Palur dan Madiun di sisi timur.

Perkembangan tersebut membuat Prameks menjadi salah satu tumpuan mobilitas harian para penglaju atau commuter. Penggunanya mencakup pekerja, mahasiswa hingga wisatawan yang beraktivitas di koridor Solo-Jogja-Kutoarjo dengan tarif yang terjangkau.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian pada Rabu (23/9/2026), jadwal keberangkatan dari stasiun asal perlu diperhatikan. Penumpang dapat memilih lima perjalanan dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) menuju Kutoarjo atau lima perjalanan dari Kutoarjo menuju Stasiun Yogyakarta (Tugu) sesuai kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|