REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai langkah dan skenario untuk memastikan perjalanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berlangsung aman dan selamat. Persiapan tersebut dimatangkan melalui koordinasi lintas lembaga di Command Center Korlantas Polri Km 29 Tol Jakarta–Cikampek, Kamis (12/3/2026).
Command Center Km 29 berfungsi sebagai pusat kendali terintegrasi berbasis teknologi untuk memantau, menganalisis, dan mengelola arus lalu lintas secara real time, baik di jalur tol, jalur arteri, maupun jalur penyeberangan. Fasilitas ini menjadi titik koordinasi pengendalian lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Tentunya kita semua stakeholder sudah melakukan langkah-langkah cara bertindak, termasuk skenario-skenario dalam rangka memastikan negara hadir menjamin seluruh perjalanan arus mudik dan arus balik. Termasuk juga momentum sosial dan spiritual rangkaian bulan suci Ramadan, Idulfitri hingga perayaan Nyepi harus berlangsung aman dan selamat,” kata Agus di Command Center Km 29 Cikampek, dikutip Jumat (13/3/2026).
Agus menjelaskan berbagai persiapan dilakukan bersama sejumlah pihak, antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, PT Jasa Marga, PT Jasa Raharja, serta berbagai pemangku kepentingan lain yang terlibat dalam pengamanan arus mudik.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pelayanan masyarakat, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan berjalan terpadu selama periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
“Operasi Ketupat dengan tagline dari Bapak Kapolri ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ harus berjalan sesuai rencana. Bukan hanya di bidang lalu lintas atau sekadar mengurusi mudik dan balik, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual Ramadan, Idulfitri hingga Nyepi berlangsung aman dari kriminalitas dan lancar dari sisi lalu lintas,” kata Agus.
Agus menilai perjalanan mudik merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Karena itu, negara berupaya memastikan perjalanan berlangsung aman hingga para pemudik kembali ke tempat tugas masing-masing.
“Negara punya tujuan luar biasa agar masyarakat yang berangkat ke kampung halaman bisa sampai dengan selamat. Operasi Ketupat adalah perjalanan rindu masyarakat terhadap kampung halaman. Setelah tiba, mereka juga harus kembali ke tempat tugas dengan aman dan bahagia,” kata Agus.
Agenda di Command Center Km 29 juga diisi doa bersama yang dipimpin Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Rudi Irawan.
Agus menyebut jajaran Korlantas Polri mulai siaga di lapangan untuk memantau pergerakan kendaraan selama periode mudik. “Malam ini kita sudah insert, sudah standby di seluruh titik untuk memantau arus lalu lintas, termasuk juga menjaga harkamtibmas,” kata Kakorlantas.
Agus berharap rangkaian persiapan yang dilakukan bersama para pemangku kepentingan dapat mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026. Doa bersama di Command Center tersebut juga menjadi penguat agar seluruh rangkaian pengamanan mudik berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

2 hours ago
4

















































