KDM: Maksa Ngutang demi Gelar Pesta Nikah atau Sunatan Menambah Angka Kemiskinan

1 day ago 6

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pemaparan saat refleksi akhir tahun di Gedung Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat berpenghasilan rendah untuk tidak berhutang demi menggelar pesta pernikahan atau khitanan berskala besar. Ia berencana membuat surat edaran yang bersifat imbauan kepada masyarakat.

"Surat edarannya belum dibuat tapi andai kata dibuat sifatnya adalah ajakan atau imbauan buat masyarakat yang berpenghasilan rendah, mereka melaksanakan hajatan khitanan atau nikahan sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan biaya tinggi dan pada akhirnya menjadi beban utang," ucap dia belum lama ini.

Ia mengaku sering menemukan di berbagai tempat masyarakat memaksakan diri menggelar pesta khitanan dan pernikahan dan berujung utang besar. Dedi menyebut kondisi itu menjadi masalah dan berdampak kepada menambah angka kemiskinan.

"Kita tahu di berbagai tempat banyak orang memaksakan diri melaksanakan khitanan maupun nikahan menimbulkan utang besar, sehingga menjadi problem dan menambah angka kemiskinan," kata dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|