Kemenhaj Saudi Tangguhkan 1.800 Kontrak Travel Umrah

1 month ago 6

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi mengumumkan penangguhan kontrak 1.800 agen travel asing yang beroperasi di sektor umrah dari sekitar 5.800 agen. Kemenhaj juga memberi mereka waktu 10 hari untuk memperbaiki status mereka.

Kantor Berita Saudi melaporkan, keputusan tersebut diambil menyusul hasil evaluasi berkala yang mengungkapkan kekurangan kinerja dan kualitas layanan yang buruk di kalangan travel umrah tersebut.

Kemenhaj Saudi menyatakan, penangguhan tersebut hanya berlaku untuk penerbitan visa baru dan merupakan bagian dari pendekatan regulasi untuk membantu lembaga-lembaga mengatasi masalah klasifikasi dan meningkatkan kepatuhan terhadap standar yang telah disetujui.

"Kontrak akan diaktifkan kembali setelah persyaratan terpenuhi dalam masa tenggang," kata Kemenhaj Saudi seperti dilansir Arabnews, Selasa (3/2/2026). 

Kemenhaj Saudi menegaskan bahwa jamaah umrah yang memiliki visa sah atau reservasi yang sudah ada tidak akan terpengaruh, karena layanan kepada mereka akan terus berlanjut tanpa perubahan.

Kemenhaj juga mengungkapkan bahwa penerapan klasifikasi dan indikator kinerja yang telah disetujui merupakan langkah pengaturan mendasar untuk meningkatkan kepatuhan di antara penyedia layanan dan memastikan layanan memenuhi standar yang telah disetujui.

Kemenhaj Saudi menekankan bahwa melindungi hak-hak jamaah umrah dan memastikan keberlanjutan layanan adalah prioritas dalam semua langkah pengaturan.

Juru bicara Kemenhaj Saudi, Ghassan Alnwaimi mengatakan, tindakan regulasi akan diambil terhadap lembaga mana pun yang gagal memperbaiki kekurangan tersebut sesuai tenggat waktu.

Ia menambahkan, Kemenhaj akan terus menggunakan alat pemantauan dan evaluasi untuk memperkuat keandalan sektor umrah dan melindungi hak-hak jamaah.

Sumber:

Arab News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|