Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bantul mulai menjalin kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyuplai bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi KDMP dan SPPG ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok bahan baku MBG sekaligus membuka peluang ekonomi bagi koperasi desa di Bantul.
Data Pemkab Bantul menunjukkan sedikitnya empat KDMP telah melakukan komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan SPPG untuk memasok bahan pangan program MBG. Keterlibatan koperasi desa tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi pelaku ekonomi lokal dalam program nasional pemenuhan gizi masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantul Fenty Yusdayati mengatakan empat KDMP yang telah melakukan diskusi dengan SPPG berada di Bangunharjo, Palbapang, Srimulyo, dan Caturharjo.
"Mereka sudah diskusi dg SPPG, ada 4 KDMP, yakni di Bangunharjo, Palbapang, Srimulyo dan Caturharjo," katanya, Kamis (12/3/2026).
Menurut Fenty, pelibatan koperasi desa dalam penyediaan bahan baku program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan instruksi Badan Gizi Nasional (BGN) yang mendorong UMKM dan KDMP untuk memasok minimal 20 persen kebutuhan bahan pangan SPPG.
Namun demikian, kerja sama tersebut sangat bergantung pada kesiapan pengurus koperasi serta kemampuan organisasi dalam menjalankan program secara konsisten.
"Kalau mereka siap dengan anggota-anggotanya, program kerjanya, itu akan jalan," jelasnya.
Ia menambahkan koperasi desa yang bermitra dengan SPPG juga harus mampu menjaga kualitas bahan pangan yang disuplai agar tetap sesuai dengan standar program MBG.
Menurutnya, kualitas bahan pangan seperti beras dan telur harus dipastikan dalam kondisi baik karena bahan tersebut akan dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat program MBG.
"Misalnya beras harus bagus, telur juga. Nggak asal sembarangan karena itu kan menjaga untuk anak-anak yang menerima program," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Bangunharjo Nur Hidayat mengungkapkan KDMP di wilayahnya saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan dua SPPG untuk memasok bahan baku program MBG.
Proses pengajuan kerja sama tersebut telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu dan masih menunggu persetujuan dari pihak terkait.
"Baru berproses pengajuannya dan belum disetujui. Kami berencana memasok ke dua SPPG untuk bahan baku beras dan minyak goreng," katanya.
Ia berharap kerja sama antara KDMP Bangunharjo dengan SPPG dapat terealisasi setelah Lebaran sehingga aktivitas koperasi desa di wilayah tersebut dapat semakin berkembang.
"Ya harapannya semakin cepat disetujui semakin bagus. Karena untuk stok beras dan minyak goreng itu cukup banyak di KDMP kami,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































