KPEI Tetapkan Direksi Baru Periode 2026-2030, Fokus Perkuat Infrastruktur Pasar Keuangan

6 hours ago 4

Direksi KPEI periode 2026-2030.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia, yakni PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan jajaran direksi baru periode 2026-2030.

Pengangkatan jajaran direksi baru tersebut sejalan dengan penguatan struktur organisasi perseroan untuk mendukung kebutuhan bisnis dan pengembangan layanan yang semakin kompleks.

“Dalam periode kepengurusan 2026-2030, KPEI melakukan perluasan struktur organisasi melalui penambahan direktorat baru dan penyesuaian pembagian fungsi kerja,” ujar Sekretaris Perusahaan KPEI Lisda Sitohang sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam RUPST, para pemegang saham menyepakati pengangkatan Antonius Herman Azwar sebagai Direktur Utama menggantikan Iding Pardi yang telah ditetapkan sebagai Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kemudian, para pemegang saham menyepakati pengangkatan Satya Birawa sebagai Direktur Kliring, Penjaminan, dan Pengawasan. Lalu, Irmawati sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Proyek.

Selanjutnya, pemegang saham juga menyepakati Ignatius Denny Wicaksono sebagai Direktur Keanggotaan, Riset, dan Dukungan Bisnis.

Melalui kepemimpinan baru, Lisda memastikan KPEI akan menjaga kesinambungan dan berfokus menjadi pilar utama dalam pasar keuangan Indonesia dengan mengadopsi standar internasional serta mengedepankan efisiensi, keandalan, keamanan, dan peningkatan kepercayaan pasar.

“KPEI sebagai CCP akan bertransformasi dari Clearing Provider menjadi Central Clearing, Risk Management, dan Collateral Management Hub yang mengintegrasikan pasar keuangan domestik, regional, dan global,” ujar Lisda.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|