Lepas Debut di Auto China 2026, Mulai Fase Year of Delivery

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Ajang Auto China 2026 menjadi panggung penting bagi Chery Group untuk menegaskan langkah barunya di industri kendaraan energi baru (NEV). Di tengah kehadiran lebih dari 4.000 tamu internasional dari lebih dari 100 negara, sorotan mengarah pada debut brand premium NEV mereka, Lepas.

Peluncuran Lepas di Beijing bukan sekadar seremoni. Momen ini menandai dimulainya fase yang disebut perusahaan sebagai “Year of Delivery”, sebuah periode penting yang menunjukkan kesiapan mereka dari sisi brand, produk, hingga jaringan global.

Ketua Chery Automobile Co Ltd Yin Tongyue menegaskan, kolaborasi global menjadi fondasi utama perjalanan perusahaan. Ia menyebut kualitas, inovasi, dan kemitraan lebih menentukan dibanding sekadar angka penjualan.

Di tengah perubahan lanskap industri, kendaraan listrik kini tak lagi dinilai semata dari aspek teknis seperti jarak tempuh atau akselerasi. Konsumen mulai menuntut pengalaman berkendara yang lebih personal dan relevan dengan gaya hidup. Di sinilah Lepas mencoba mengambil posisi.

CEO Lepas Zhai Xiaobing menyebut kendaraan di era NEV harus mampu menghadirkan kemudahan, teknologi intuitif, serta kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari. Brand ini dibangun dengan pendekatan tersebut, didukung jaringan riset dan pengembangan global Chery.

Sebagai langkah awal, Lepas memperkenalkan tiga model utama berbasis LEX Platform, yakni Lepas E4 EV, Lepas E6 EV, dan Lepas L6 PHEV. Platform ini memungkinkan kabin lebih luas, senyap (NVH baik), serta jangkauan jauh (hingga 1.300 km) dengan konsumsi energi irit 1,49 L/100.

Model E4 EV dirancang untuk kebutuhan mobilitas urban. Kendaraan ini dibekali tenaga 160 kW, suspensi independen multi-link, serta 21 fitur bantuan pengemudi (ADAS). Dengan jarak tempuh hingga 500 kilometer dan dukungan pengisian cepat, model ini disebut akan segera hadir di pasar Indonesia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|