Ilustrasi petugs PLN. - Instagram PLN Jogja
Harianjogja.com, JOGJA— PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta mencatat pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 25-31 Desember 2025 rata-rata beban listrik mencapai 589 megawatt (MW). Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 506 MW, artinya terjadi peningkatan beban listrik sebesar 83 MW atau 16%.
PLH Manager PLN UP3 Yogyakarta, Dafrioko, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi listrik ini sejalan dengan tingginya aktivitas masyarakat serta lonjakan kunjungan wisatawan ke DIY selama momentum libur akhir tahun.
Dia mengatakan DIY menjadi salah satu destinasi utama wisata nasional saat Nataru.
"Tingginya okupansi hotel, aktivitas pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga meningkatnya mobilitas masyarakat turut mendorong kenaikan pemakaian energi listrik," ujarnya.
Dafrioko menyampaikan, PLN menyambut baik peningkatan konsumsi listrik tersebut karena mencerminkan tumbuhnya aktivitas perekonomian di masyarakat, termasuk sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Aktivitas UMKM, kuliner, penginapan, hingga pusat oleh-oleh yang meningkat diharapkan turut berdampak pada kenaikan pendapatan pelaku usaha lokal," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, PLN UP3 Yogyakarta telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Nataru.
Di antaranya penguatan sistem kelistrikan, kesiapan personel siaga, hingga pengamanan pasokan di lokasi-lokasi prioritas seperti kawasan wisata, pusat keramaian, rumah ibadah, dan fasilitas publik.
"PLN berkomitmen untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan masyarakat, wisatawan, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di Jogja," lanjutnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































