REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menilai pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang menguat pada akhir 2025 lahir dari dukungan banyak pihak. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan ekonomi Jabar mencapai 5,32 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 4,95 persen.
Pada kuartal IV 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tercatat lebih tinggi, yakni sebesar 5,85 persen. Angka itu naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 4,95 persen.
Dedi menilai, capaian tersebut lahir dari sokongan seluruh stakeholder hingga tingkat bawah. "Ucapan terima kasih ke semua stakeholder mulai dari RT RW, jajaran TNI Polri, bupati wali kota yang punya satu misi dalam membangun Jabar," kata gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) tersebut, Kamis (5/2/2026).
KDM menilai pertumbuhan ekonomi yang terjaga perlu diikuti dengan upaya pemerataan agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas. "Pertumbuhan itu harus sejalan dengan perbaikan kesejahteraan. Karenanya, pemerintah daerah tetap fokus pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran," tuturnya.
Pemprov Jabar memastikan akan terus menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil di tengah dinamika nasional dan global. KDM menyebut, penguatan sektor industri, pertanian, dan ekonomi lokal menjadi fokus agar pertumbuhan tidak bergantung pada satu sektor saja.
"Pemerintah daerah akan terus mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat agar penurunan kemiskinan dan ketimpangan dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya," tukasnya.
BPS juga mencatat angka kemiskinan Jawa Barat turun menjadi 6,78 persen, atau menurun 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 7,08 persen. Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat tercatat sebesar 6,66 persen. Angka tersebut turun 0,09 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,75 persen. Kemudian Indeks Gini pada 2025 berada di angka 0,39, turun 0,03 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 0,42.

1 month ago
15















































