Manajemen Darurat Lingkungan Kampus

2 hours ago 2

Image Universitas Ahmad Dahlan

Info Terkini | 2026-06-24 15:08:26

Uiversitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan refreshment training bagi security (Foto. Humas UAD)

Biro Sarana dan Prasarana (BSP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Refreshment Training bagi personel security pada 15 dan 17 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Smart Class Lantai 8 Gedung Noeng Muhadjir tersebut mengusung tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme petugas keamanan di lingkungan kampus.

Pelatihan ini menghadirkan materi mengenai excellent service, keprotokoleran, serta penanganan kondisi darurat. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penyegaran pengetahuan dan keterampilan bagi personel security agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh sivitas akademika maupun masyarakat yang berkunjung ke UAD.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana UAD, Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., menjelaskan bahwa security merupakan garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan tamu dan masyarakat yang datang ke lingkungan kampus. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas keamanan sangat berpengaruh terhadap citra institusi.

“Security adalah wajah terdepan UAD. Selain menjalankan fungsi keamanan, mereka juga menjadi representasi profesionalisme, keramahan, responsibilitas, dan keteraturan kampus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Tema “Ramah, Responsif, dan Adaptif” dipilih untuk memperkuat karakter personel security dalam menjalankan tugasnya. Ramah berarti menunjukkan sikap baik hati, santun, dan menyenangkan dalam berinteraksi. Responsif berarti mampu memberikan tanggapan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan situasi yang dihadapi. Adapun adaptif berarti mampu menyesuaikan diri secara efektif terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang ada.

Menurutnya, peran security sangat penting dalam mendukung kualitas layanan kampus. Selain menjaga keamanan, mereka juga menjadi pelaksana budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) yang mencerminkan nilai-nilai kampus Islami dan berkemajuan. Security juga berperan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan manajemen krisis kampus ketika menghadapi kondisi darurat.

Melalui Refreshment Training ini, peserta diharapkan memiliki standar pelayanan prima yang sama dalam menerapkan excellent service. Selain itu, setiap personel juga diharapkan mampu melakukan pertolongan pertama pada keadaan darurat sehingga manajemen risiko dan penanganan kondisi darurat dapat berjalan dengan baik.

BSP UAD menegaskan bahwa pelatihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai program berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap personel security selalu mendapatkan penyegaran pengetahuan dan keterampilan sehingga siap memberikan pelayanan terbaik serta mampu menghadapi berbagai situasi yang berkembang di lingkungan kampus.

“Security UAD bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga cerminan kampus. Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel semakin meningkatkan kualitas layanan yang ramah, responsif, dan adaptif sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika maupun masyarakat,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|