Marine Traffic: Lebih dari 30 Kapal Bergerak Menuju Selat Hormuz

3 days ago 9

Kapal kontainer ditambatkan di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, 2 Maret 2026. Sejumlah perusahaan mengalihkan jalur pelayaran akibat ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Lebih dari 30 kapal komersial saat ini berlayar menuju Selat Hormuz, terdiri atas 23 kapal dari Teluk Persia dan delapan kapal dari Teluk Oman, menurut data MarineTraffic yang dianalisis RIA Novosti pada Jumat (17/4/2026). Sebanyak 23 kapal, sebagian besar kapal kargo kering, mendekati jalur maritim tersebut dari Teluk Persia dan dari sisi sebaliknya, dari Teluk Oman, delapan kapal sedang dalam perjalanan, enam di antaranya adalah kapal tanker minyak, menurut data tersebut.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa jalur pelayaran kapal komersial melalui Selat Hormuz sepenuhnya terbuka selama gencatan senjata berlangsung. Keputusan membuka Selat Hormuz diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi lewat unggahan di akun X-nya.

"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, perlintasan untuk semua kapal komersial di Selat Hormuz diumumkan dibuka secara penuh untuk masa gencatan senjata tersisa, di rute yang dikoordinasikan sebagaimana sudah diumumkan oleh pelabuhan-pelabuhan dan organisasi maritim dari Republik Islam Iran," kata Araghchi.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku penuh hingga kesepakatan dengan Iran diselesaikan. Trump mengeklaim, bahwa sebagian besar poin telah dinegosiasikan.

Kemudian pada hari yang sama, Komando Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa berdasarkan "tatanan baru" untuk navigasi di selat tersebut, kapal sipil hanya boleh berlayar di sepanjang rute yang telah ditentukan.

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|