Mendikdasmen: Halalbihalal dan Mudik Perkuat Kecerdasan Sosial

4 hours ago 2

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menilai, halalbihalal dan mudik yang terjadi dalam konteks Idul Fitri memiliki makna mendalam. Menurut dia, kedua tradisi khas Indonesia itu berdampak pada kesehatan, kebahagiaan, dan kecerdasan sosial masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam acara halalbihalal nasional bertajuk "Semangat Syawal Meningkatkan Mutu Pendidikan" yang diikuti jajaran pegawai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI secara luring di Jakarta dan daring se-Indonesia, baru-baru ini.

Abdul Mu’ti menjelaskan, halalbihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain. Meski tidak secara langsung berkaitan dengan syariat Islam, halalbihalal lahir dari pengamalan dan penghayatan nilai-nilai agama. Hasilnya dikembangkan secara kreatif sehingga dapat diterima secara universal.

Selain halalbihalal, lanjut Abdul Mu'ti, mudik juga menjadi tradisi khas Indonesia. Bahkan, kebiasaan ini tidak hanya dilakukan umat Islam menjelang Idul Fitri, melainkan juga umumnya warga yang menikmati masa liburan panjang.

“Saya termasuk mudiker militan. Selalu mudik dan sudah harus berada di kampung halaman sebelum azan maghrib berkumandang,” ujar Abdul Mu'ti menuturkan pengalamannya di hadapan peserta Halalbihalal Nasional Kemendikdasmen RI, dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (8/4/2026).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|