Menhan Sjafrie Dapat Cenderamata Helm Pilot Jet Tempur KAAN

16 hours ago 2

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima cenderamata helm pilot jet tempur KAAN di kompleks Aselsan, Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke kompleks industri pertahanan Aselsan, Ankara, Turki, Jumat (10/1/2026). Sjafrie melihat berbagai produk Aselsan, termasuk sistem antidrone, sistem pertahanan udara (hanud), radar dan torpedo, hingga mock up jet tempur KAAN.

Dalam video yang dilihat Republika, didampingi Menhan Turki Yasar Guler, Sjafrie dengan saksama memerhatikan berbagai produk terkini Aselsan. Kunjungan diakhiri dengan pemberian cenderamata helm pilot jet tempur generasi kelima KAAN yang diserahkan Guler ke Sjafrie. Bahkan, helm karya Aselsan tersebut tertulis nama "Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin" dan bendera Turki-Indonesia.

"Helm pilot (KAAN)," kata Karo Infohan Setjen Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi Republika di Jakarta, Sabtu (10/1/2026). Momen penyerahan helm dilakukan Guler ke Sjafrie didampingi CEO Aselsan Ahmet Akyol dan Sekretaris Industri Pertahanan Turki (SSB) Haluk Gorgun.

Dikutip dari akun X @avionot, kontrak pembelian 48 unit jet KAAN sudah mencakup masalah mesin. "Indonesia bergantung pada persetujuan mesin AS untuk menerima pengiriman pesawat KAAN yang telah dibelinya? Perjanjian ekspor final yang ditandatangani dengan Indonesia merencanakan pengiriman pesawat tersebut dengan mesin TEI-TF35000 buatan Turki," demikian keterangannya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas penguatan kerja sama pertahanan Indonesia-Turki yang telah terjalin erat selama ini. Baik Sjafrie dan Guler sepakat mengembangkan industri pertahanan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan hubungan antarlembaga pertahanan kedua negara.

Indonesia dan Turki menegaskan komitmen untuk terus mendorong kerja sama yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang. Menhan Sjafrie menekankan, Indonesia memandang Turki sebagai mitra strategis dalam upaya memperkuat kemandirian pertahanan nasional.

"Kerja sama diarahkan untuk mendukung pembangunan ekosistem industri pertahanan yang berkelanjutan, peningkatan profesionalisme prajurit, serta penguatan kapasitas pertahanan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global," ucap Sjafrie dalam siaran pers. 

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|