Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi pameran UMKM di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Magelang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberi apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Hal tersebut disampaikan Purbaya saat mengunjungi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Magelang pada akhir Januari 2026.
Menurut dia, pengembangan produk turunan kelapa sawit memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Selain berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja, sambung dia, UMKM berbasis sawit juga mampu menciptakan pemerataan ekonomi.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mendorong hilirisasi kelapa sawit melalui berbagai kebijakan fiskal yang berpihak kepada UMKM. "Ke depan pasti lebih cepat (pertumbuhan UMKM sawit). Ini kita baru mulai," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Purbaya menyebut, produk UMKM sawit memiliki kualitas sangat baik. Misalnya, produk
batik sawit yang dikembangkan oleh CV Smart Batik Indonesia dinilai memiliki kualitas desain dan bahan yang sangat baik. Dia mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk batik sawit. "Produk ini (batik sawit) bagus sekali dan enak dipakai," ujarnya.
Batik sawit merupakan hasil inovasi UMKM yang memanfaatkan malam sawit dalam
pembuatan produk. Batik diproduksi oleh Smart Batik yang merupakan UMKM binaan
BPDP sejak 2023.

3 weeks ago
4

















































