Menpar Kenalkan Potensi Wisata Yacht Indonesia ke Investor Asing

3 hours ago 2

Newswire

Newswire Rabu, 23 September 2026 11:27 WIB

Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memperkenalkan keunikan wisata berlayar atau yacht di Indonesia kepada para investor asing. Potensi wisata bahari Indonesia dinilai didukung kekayaan alam, budaya, serta posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

“Kami adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan rumah bagi keanekaragaman hayati terkaya kedua di dunia. Di seluruh penjuru kepulauan ini, kami diberkati dengan kekayaan budaya, warisan sejarah, dan keajaiban alam yang menjadikan Indonesia unik. Kami menawarkan beragam pengalaman wisata, termasuk wisata bahari dan kelautan yang senantiasa memukau," kata Widiyanti dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Hal itu disampaikan Widiyanti dalam acara “The 6th Monaco Smart and Sustainable Marina Rendezvous” di Monako yang berlangsung pada 20 sampai 21 September 2026.

Dalam forum tersebut, Widiyanti menyampaikan Indonesia memiliki kekayaan budaya, warisan sejarah, serta kekayaan alam, termasuk potensi bahari dan kelautan yang berlimpah.

Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dunia yang menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati. Kondisi tersebut sekaligus memberikan peluang besar untuk mengembangkan industri pariwisata.

Destinasi Wisata Yacht Indonesia

Salah satu potensi yang dipromosikan Widiyanti ialah wisata berlayar untuk menjelajahi pulau-pulau di Indonesia. Destinasi yang diperkenalkan termasuk pantai merah muda di Lombok, Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah destinasi lain yang turut diangkat dalam acara tersebut yakni Bali, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Lombok, Labuan Bajo, Wakatobi, Ambon, Banda, Morotai, dan Raja Ampat.

Indonesia juga diperkenalkan sebagai destinasi yang sesuai bagi wisatawan yang gemar melakukan snorkelling dan menyelam.

Menurut Widiyanti, Indonesia berada di Kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) yang menjadi tempat hidup bagi 75 persen spesies karang dan endemik dunia. Indonesia juga memiliki 700 titik penyelaman yang tersebar di seluruh pulau.

Potensi alam tersebut ditopang besarnya pasar pariwisata Indonesia. Pada 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 15,4 juta.

Rata-rata pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara pada periode 2023–2025 mencapai 14,8 persen per tahun. Pemerintah Indonesia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 17 juta pada 2026.

Pasar Yacht Indonesia Ditargetkan Tumbuh

Selain jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, Widiyanti memaparkan potensi pasar yacht Indonesia.

Pendapatan pasar yacht Indonesia pada 2025 tercatat sebesar USD 261,9 juta. Angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi USD 449,1 juta pada 2033.

Dengan potensi tersebut, Widiyanti mengajak para investor untuk datang dan berinvestasi di Indonesia. Salah satu peluang yang ditawarkan ialah pembangunan infrastruktur untuk menunjang kualitas wisata bahari.

Ajakan tersebut disampaikan seiring dengan potensi wisata bahari Indonesia yang ditopang oleh kekayaan alam dan keberagaman destinasi di berbagai wilayah kepulauan.

Di akhir paparannya, Widiyanti menyampaikan terima kasih kepada pihak "Monaco Smart & Sustainable Marina Rendezvous ke-6" yang telah memberikan kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia.

Widiyanti juga menyempatkan diri untuk menyapa Yang Mulia Pangeran Albert II dari Monako, CEO M3 Monaco José Marco Casellini, Wakil Menteri Transportasi Republik Arab Mesir Laksamana Muda Nehad Shahin Ali, dan para tamu undangan yang hadir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|