Newswire Rabu, 23 September 2026 13:27 WIB
Harianjogja.com, NEW YORK— Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Plt. Presiden Venezuela Delcy Rodriguez di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi pertemuan langsung pertama Trump dan Rodriguez sejak Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap dalam operasi militer Amerika Serikat di Caracas pada Januari 2026. Pertemuan berlangsung secara informal dalam sebuah resepsi yang digelar Trump untuk para pemimpin asing di sela-sela agenda Majelis Umum PBB.
Rodriguez menyebut pertemuan tersebut sebagai pertemuan bersejarah. Ia mengatakan kedua pihak membahas penguatan hubungan bilateral serta agenda kerja sama di sejumlah sektor strategis.
"Kami melakukan pertemuan bersejarah dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana kami mendiskusikan penguatan hubungan bilateral dan pemajuan agenda kerja sama di sektor strategis seperti energi, pertambangan, keamanan, dan sektor lain yang menjadi perhatian bersama," kata Rodriguez melalui media sosial X.
Rodriguez Apresiasi Dukungan AS
Dalam pertemuan tersebut, Rodriguez juga menyampaikan apresiasi terhadap "dukungan teguh" pemerintah AS setelah gempa bumi yang melanda Venezuela pada 24 Juni.
Ia juga berterima kasih kepada Washington atas bantuan yang diberikan kepada Caracas untuk "bergabung kembali ke forum-forum multilateral".
Rodriguez menegaskan Caracas dan Washington memiliki hubungan bersejarah yang akan terus dijalankan melalui dialog.
Plt. Presiden Venezuela tersebut juga menyampaikan komitmen pemerintahannya untuk memajukan diplomasi guna "mencapai hasil konkret dan manfaat bersama bagi rakyat Venezuela".
Menurut keterangan Gedung Putih, pertemuan informal tersebut turut dihadiri Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles, dan Wakil Kepala Staf untuk urusan Kebijakan Stephen Miller.
Pihak AS belum mengeluarkan pernyataan resmi bersama terkait isi pertemuan tersebut.
Pertemuan Pertama Sejak Penangkapan Maduro
Pertemuan Trump dan Rodriguez berlangsung setelah pasukan khusus AS menangkap Presiden Nicolas Maduro dalam operasi militer di Caracas pada 3 Januari.
Maduro kemudian diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan federal Amerika Serikat terkait narkotika. Maduro hingga kini menyangkal dakwaan tersebut.
Setelah penangkapan Maduro, Washington mengakui Rodriguez sebagai kepala pemerintahan sementara di Venezuela.
Pertemuan Trump dan Rodriguez juga berlangsung setelah kedua negara mencapai pakta kerja sama energi pada Agustus lalu.
Dalam kesepakatan tersebut, Washington memperoleh hak jangka panjang atas lebih dari 65 juta barel cadangan minyak mentah dari 17 ladang minyak Venezuela melalui perusahaan patungan bersama. Gedung Putih sebelumnya menyatakan kesepakatan tersebut memberikan AS kontrol mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak terbukti Venezuela.
Pertemuan di New York menjadi bagian dari perkembangan hubungan Washington dan Caracas setelah perubahan pemerintahan di Venezuela. Rodriguez sendiri datang ke Amerika Serikat untuk menghadiri rangkaian Sidang Majelis Umum PBB dan dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan forum tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































