Mensos Sebut Sepatu Sekolah Rakyat Bukan dari Kemensos

4 hours ago 2

Mensos Sebut Sepatu Sekolah Rakyat Bukan dari Kemensos Mensos RI Saifullah Yusuf. - Instagram/Kemensos.

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Sosial Saifullah Yusuf meluruskan informasi viral terkait pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat. Ia menegaskan, sepatu yang sempat beredar di media sosial bukan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), melainkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jakarta, Rabu, menyusul beredarnya konten yang menampilkan dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan sepatu kepada siswa di Malang.

“Karena yang viral kemarin itu beritanya tentang pengadaan sepatu di Sekolah Rakyat, tetapi fotonya saya sedang bersama Bu Khofifah menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, di mana sepatu itu adalah pemberian Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat Jawa Timur,” kata Saifullah.

Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan pengadaan dari Kemensos.

“Bukan sepatu dari Kementerian Sosial,” imbuh Saifullah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengadaan barang untuk Sekolah Rakyat dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka dengan proses bertahap, termasuk pembahasan anggaran bersama DPR RI.

Penentuan kebutuhan mempertimbangkan jumlah siswa, kondisi masing-masing sekolah, serta bahan dan kualitas produk yang harus memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dalam pelaksanaannya, proses pengadaan diawasi secara internal oleh Inspektorat Jenderal, serta melibatkan pengawasan eksternal dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Kejaksaan Agung, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

“Kira-kira prosesnya seperti itu dan dilakukan dengan berhati-hati sebenarnya melalui proses-prosesnya dan tahapan-tahapan sebagaimana yang sudah diatur dalam ketentuannya,” jelasnya.

Sebelumnya, Saifullah juga menyampaikan bahwa siswa Sekolah Rakyat akan menerima empat jenis sepatu, yakni sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Berdasarkan data realisasi, harga sepatu PDL memiliki pagu Rp700.000 dengan nilai lelang Rp640.000. Sementara itu, sepatu harian untuk jenjang SMP dan SMA terealisasi Rp300.000 dari pagu Rp500.000, sedangkan untuk jenjang SD sebesar Rp250.000, menyesuaikan kebutuhan dan standar pengadaan yang telah ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|