Olivia Rodrigo Ungkap Telinga Kirinya 60 Persen Tuli, Mengaku Sudah Berdamai dengan Kondisi Itu

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi pop Olivia Rodrigo mengungkapkan bahwa dia memiliki gangguan pendengaran parsial. Pelantun "good 4 u" itu mengatakan 60 persen telinga kirinya tidak bisa mendengar.

Menurut Rodrigo, kondisi itu membuatnya kesulitan mendengar jika seseorang berbicara atau berbisik dari sisi kiri tubuhnya. Namun demikian, ia mengaku sudah berdamai dengan kondisi tersebut dan bahkan kerap menjadikannya bahan candaan.

"Sebenarnya, saya mengalami gangguan pendengaran sekitar 60 persen di telinga kiri saya. Jadi, jika kamu duduk di sisi saya dan mencoba memberi tahu saya sebuah rahasia, saya tidak akan mengerti apa yang kamu katakan," kata dia dikutip dari E! News, Sabtu (13/6/2025).

Ini bukan pertama kalinya Rodrigo membahas gangguan pendengarannya. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada 2023, Rodrigo mengungkap bahwa dirinya mengetahui memiliki gangguan pendengaran saat masih di taman kanak-kanak, ketika menjalani tes pendengaran rutin anak-anak.

"Saya tidak pernah tahu, sampai ketika saya masuk TK dan melakukan tes pendengaran, mereka berkata, 'Oh, pendengaranmu kurang baik," kata dia.

Meski demikian, Rodrigo menanggapi kondisi itu dengan santai. Ia bahkan kerap membandingkan kondisinya dengan seorang teman yang memiliki gangguan penglihatan.

"Teman saya, fotografer hebat bernama Petra Collins, dia memiliki penglihatan gangguan penglihatan. Jadi kami selalu bercanda bahwa saya membuat musik karena pendengaran saya buruk, dan dia mengambil foto karena penglihatannya buruk," kata dia.

Rodrigo juga pernah terbuka mengenai tantangan hidup setelah ketenarannya melonjak lewat single "Drivers License" pada 2021. la mengaku sedang menjalani semuanya secara bertahap karena tekanan kehidupan publik dapat berdampak pada kesehatan mental.

"Aku menjalaninya semuanya selangkah demi selangkah. Tapi ini bisa sangat berat bagi kesehatan mental. Aku bersyukur kepada orang-orang yang menyukaiku apa adanya, dan menjauhkan aku dari semua kebisingan serta tabloid atau apa yang orang katakan tentangku di media sosial," kata dia.

Selain itu, Rodrigo juga dikenal vokal dalam membela Palestina. Dalam sebuah wawancara dengan New York Times Popcast, pelantun "deja vu" mengungkapkan alasan mengapa ia selalu bersuara tentang Gaza. Menurutnya ia tidak bisa hanya diam dan berpura-pura tidak melihat penderitaan masyarakat Gaza.

"Saya adalah seorang seniman, dan pekerjaan saya adalah mengungkapkan apa yang saya rasakan lalu menyampaikannya kepada orang lain. Menurut saya akan terasa tidak jujur jika saya berpura-pura tidak merasa patah hati atas apa yang sedang terjadi di Gaza," kata dia.

Rodrigo mengaku bersyukur karena berada di lingkungan yang mendukung dan memiliki pandangan yang sejalan dengannya. Karena itu, orang-orang terdekatnya tidak pernah melarang dia bersuara mengenai Gaza.

"Saya merasa dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki pandangan yang sangat sejalan dengan saya, dan saya sangat menghargai itu. Tidak pernah ada yang mengatakan kepada saya, 'jangan lakukan itu'," kata Rodrigo.

Sebagai perempuan yang dikenal dan berpengaruh, Rodrigo bahkan merasa perlu melakukan lebih banyak hal. Terutama dalam hal menyuarakan isu kemanusiaan tersebut.

"Saya selalu merasa bahwa saya seharusnya bisa berbuat lebih banyak, berbicara lebih banyak, dan hal-hal semacam itu," kata dia.

Sementara itu, album terbaru Rodrigo bertajuk You Seem Pretty Sad for a Girl So In Lovel juga telah dirilis pada 12 Juni. Pada bulan April, Olivia merilis "Drop Dead" sebagai single utama dari proyek tersebut dan langsung menduduki puncak tangga lagu di seluruh dunia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|