Setelah meraih sukses pada 2025 di Tokyo Dome, Jepang, pameran Handicraft Indonesia ke-3 kembali akan digelar pada 5–6 September 2026 di Tokyo Dome.
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Setelah meraih sukses pada 2025 di Tokyo Dome, Jepang, pameran Handicraft Indonesia ke-3 kembali akan digelar pada 5–6 September 2026 di Tokyo Dome. Sebanyak 24 UMKM akan hadir untuk menampilkan produk unggulan mereka.
Ketua Panitia Pameran Handicraft Indonesia, Richard Susilo, mengatakan pameran ini akan menampilkan beragam produk kerajinan khas Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, mulai dari kain tradisional seperti batik dan tenun, produk berbahan alami, hingga karya seni dari pengrajin Tanah Air.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi budaya Indonesia di Jepang, tetapi juga membuka peluang bisnis dan memperluas akses pasar internasional bagi pelaku industri kreatif,” ujar Richard dalam keterangan, Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, biaya deposito yang rendah bertujuan memperluas partisipasi UMKM agar dapat menembus pasar ekspor. Penyelenggara menetapkan deposito peserta sebesar Rp 1 juta.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun sebelumnya menunjukkan tingginya minat pasar Jepang terhadap produk kerajinan Indonesia.
“Tentu hanya produk berkualitas yang dapat mengikuti pameran ini. Diperkirakan sekitar 500.000 pengunjung akan hadir selama dua hari penyelenggaraan,” ujarnya.
Pameran ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi penjualan sekaligus memperkuat posisi produk kerajinan Indonesia di pasar Jepang.

8 hours ago
3

















































