Pemkot Ambon tata pesisir Teluk Ambon lewat Pasar Batu Merah.
REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, merencanakan penataan kawasan pesisir Teluk Ambon melalui pembangunan Pasar Batu Merah sebagai bagian dari konsep waterfront city. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengungkapkan langkah ini dilakukan untuk menjaga keindahan kawasan dan mendukung penataan kota yang lebih baik.
Pemkot Ambon telah menyiapkan perencanaan terintegrasi untuk memanfaatkan ruang di kawasan tepi pantai, termasuk pembangunan Pasar Negeri Batu Merah. "Dalam rencana pembangunan ke depan, sudah kita buat perencanaan yang terintegrasi," ujar Wattimena, Rabu.
Pembangunan pasar ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menata kawasan agar lebih tertib dan rapi. Pemkot menargetkan agar tidak ada lagi lapak pedagang di badan jalan sepanjang kawasan Batu Merah hingga Pantai Mardika.
Wali Kota menyoroti persoalan sampah yang masih banyak dibuang ke laut. Ia berharap dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, pasar baru ini dapat menjadi solusi. "Pasar ini mesti memastikan bahwa tidak ada ruang untuk membuang sampah di laut," tegasnya.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendukung pembangunan Pasar Batu Merah. Menurutnya, kepentingan masyarakat dan penataan kota menjadi prioritas utama. "Karena kita cinta rakyat Kota Ambon dan ingin wajah kota ini lebih baik," ujarnya.
Proyek Pasar Batu Merah ditargetkan selesai dalam 18 bulan, dilengkapi 597 kios serta delapan pujasera di lantai dua untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 weeks ago
21

















































