Pemkot Baubau Prioritaskan Perbaikan Irigasi Pascabanjir

1 week ago 14

Pemkot prioritaskan normalisasi irigasi sawah pascabanjir di Baubau.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI, – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memprioritaskan perbaikan dan normalisasi saluran irigasi usai banjir yang merendam lahan persawahan di Kelurahan Waliabuku dan Ngkari-Ngkari, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, menyatakan bahwa penyebab utama banjir adalah penyumbatan di titik hilir akibat material sampah dan ranting kayu, serta pendangkalan saluran. Hal ini menyebabkan meluapnya air ke persawahan warga. "Hasil tinjauan lapangan menunjukkan adanya tumpukan ranting dan sedimen yang menghambat laju air secara signifikan. Kami akan segera melakukan pembenahan, utamanya pembersihan dan pengerukan agar kejadian serupa tidak terulang," kata Yusran.

Berdasarkan data Balai Wilayah Sungai (BWS), kapasitas daya tampung irigasi di wilayah tersebut telah mengecil akibat tingginya kadar sedimen. Hal ini menyebabkan air cepat meluap ke lahan warga saat intensitas curah hujan tinggi.

Meskipun terendam, Yusran memastikan bahwa banjir yang terjadi pada Sabtu (21/2) tidak menimbulkan kerugian signifikan bagi petani. Hal ini karena sebagian besar lahan baru memasuki masa tanam awal, sehingga risiko gagal panen relatif kecil. "Usia tanam masih sangat muda, sehingga dampak kerusakannya minimal. Kami terus memantau kondisi di lapangan melalui Dinas Pertanian," ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa ketahanan pangan saat ini masih aman berkat hasil panen beberapa bulan lalu yang melimpah. Selain itu, harga gabah di tingkat petani saat ini stabil di angka Rp12 ribu per kilogram. "Harga gabah saat ini sangat menguntungkan petani. Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga ini guna menjamin kesejahteraan para petani di Baubau," tambah Yusran Fahim.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|