Pemprov Maluku Utara dan Tiongkok Perkuat Pendidikan Vokasi

1 month ago 20

Pemprov dan Konjen RRT perkuat pendidikan vokasi Malut.

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE, – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat pendidikan vokasi melalui kerja sama peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hal ini dilakukan dalam rangkaian kunjungan bersama Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Balai Pengembangan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Malut.

"Kami berharap akan terjalin kerja sama strategis antara Indonesia-Tiongkok khususnya dalam dunia pendidikan vokasi," kata Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir saat dihubungi, Kamis.

Menurut Samsuddin, kunjungan strategis ini berfokus pada penguatan pendidikan dan menjadi titik temu antara komitmen untuk memajukan dunia vokasi ke depan.

Kegiatan diawali dengan presentasi 'vocational training centre' oleh Kepala BPVP Maluku Utara, Abdul Aziz, yang mengungkapkan bahwa BPVP Maluku Utara akan menjadi pusat pendidikan vokasi di wilayah Indonesia Timur. Hingga tahun 2026, BPVP menargetkan meluluskan 1200 orang, dengan pelatihan alat berat menjadi favorit karena banyaknya industri tambang di Maluku Utara.

Konjen RRT, Ye Su, mengapresiasi komitmen Pemprov Malut dalam memperkuat kerja sama strategis, khususnya di sektor pendidikan vokasi. Melalui penerjemahnya, Ye Su menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara dan jajarannya.

“Semoga kerja sama antara kedua negara dapat segera terlaksana sehingga dapat membawa manfaat bagi SDM Malut,” tutur Ye Su.

Sekprov Samsuddin menambahkan bahwa BPVP menjadi sektor utama pelatihan untuk memenuhi kebutuhan industri yang berkembang pesat. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak meninjau beberapa fasilitas BPVP, termasuk satu unit ekskavator yang baru diserahkan oleh Gubernur Sherly.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|